Viral Anak Ayam Jadi Souvenir Pernikahan, Berujung Kritik Lantaran Dianggap Penyiksaan Hewan

September 2026 · 2 minute read

Minggu, 27 September 2026 - 13:12 WIB

VIVA –Pengguna media sosial tengah dihebohkan dengan souvenir pernikahan yang tak biasa, yakni anak ayam. Anak ayam tersebut diberikan kepada para tamu dalam kotak souvenir berukuran kecil.

Baca Juga

Banyak publik geram lantaran menganggap pasangan pengantin yang memberikan souvenir tersebut penyiksa hewan. Sebab souvenir tersebut dibuang begitu saja di depan gate A MRT Lebak Bulus. Untungnya souvenir anak ayam itu diambol oleh seorang pengemudi ojek online. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Buat mbak dan mas yang ninggalin ayam piyik ini (suvenir nikahan kok anak ayam, sekali lagi suvenir nikahan) di gate A MRT Lebak Bulus, gue tidak kenal sama teman kalian yang random dan unik itu, tetapi ayamnya kasihan. Tetapi sudah aman karena diambil abang-abang Gojek ini,"tulis akun Threads @desyarefaw_ dikutip Minggu 27 September 2026.

Baca Juga

Unggahan tersebut ramai diperbincangkan dan menuai banyak kritik dari pengguna media sosial. Meski pasangan pengantin bermaksud memberikan souvenir pernikahan yang unik, banyak warganet menilai pemberian anak ayam dalam kotak kecil tersebut sebagai bentuk perlakuan yang tidak layak terhadap hewan. Sorotan terutama tertuju pada ukuran kotak yang dinilai terlalu sempit untuk anak ayam.

Menyusul insiden itu, pengantin yang diketahui Bernama Rangga dan Nunu akhirnya angkat bicara. Melalui keterangan resmi mereka, keduanya meminta maaf. 

Baca Juga

"Beberapa waktu terakhir kami melihat banyak perhatian dan kekhawatiran mengenai souvenir anak ayam di pernikahan kami. Untuk itu kami ingin menyampaikan permohonan maaf sekaligus menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi," tulis kedua pengantin dikutip dari akun Instagram @lambeturah, Minggu 27 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasangan pengantin tersebut menjelaskan bahwa ide memberikan anak ayam sebagai souvenir bermula ketika mereka mengetahui adanya penjualan anak ayam yang kemudian diberi warna atau dicat untuk menarik perhatian pembeli. Keduanya lantas memilih mengambil sebagian anak ayam tersebut sebelum proses pewarnaan dilakukan, dengan harapan hewan-hewan itu bisa mendapatkan perawatan yang lebih baik.

"Karena pernikahan kami bersifat intimate dan hanya dihadiri keluarga serta sahabat terdekat, kami kemudian memiliki ide untuk menitipkan anak-anak ayam tersebut kepada orang-orang terdekat kami untuk dirawat. Kami ingin mengaskan bahwa ide, konsep dan keputusan mengenai souvenir ini sepenuhnya merupakan keputusan pribadi kami berdua, Rangga dan Nunu. Tidak ada keterlibatan maupun arahan dari pihak lain yang hadir dalam pernikahan kami," lanjut keterangan resmi pasangan pengantin itu.

Halaman Selanjutnya

Namun, setelah melihat apa yang terjadi keduanya adar bahwa niat baik mereka tidak cukup. Keduanya tidak mengantisipasi bahwa ada anak ayam yang kemudian ditinggalkan setelah acara.