Pemkab Gunungkidul buka lokasi baru CFD setelah pindah

September 2026 · 2 minute read

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi membuka lokasi baru Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) setelah dipindahkan dari kawasan Alun-Alun Wonosari.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, di Gunungkidul, Minggu, mengatakan lokasi baru CFD berada di Jalan Brigjen Katamso-Jalan KH Agus Salim, Kapanewon Wonosari yang sebelumnya digelar di kawasan Jalan Masjid dan Alun-Alun Wonosari.

"Pemindahan lokasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan ruang publik yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat," katanya.

Menurut dia, pemindahan tersebut juga berdasarkan regulasi yang sah melalui penetapan Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 19 Tahun 2026 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Nomor 9 Tahun 2022 mengenai Penyelenggaraan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB).

"Hari ini kita melihat partisipasi yang luar biasa di lokasi baru ini," ujarnya.

Selain menjadi ruang berolahraga, ia menilai CFD juga menjadi ruang sosial yang dapat mewadahi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berjualan sesuai dengan regulasi yang ada sehingga dapat menggerakkan ekonomi setempat.

"Mari kita beri ruang bagi produk lokal untuk tumbuh. Mari kita dukung UMKM, petani, dan pelaku kuliner kita. Ketika ekonomi masyarakat bergerak, kekuatan ekonomi daerah juga ikut tumbuh," katanya.

Baca juga: UII berikan bantuan mesin pencacah pisang untuk UMKM Gunungkidul

Baca juga: Gunungkidul promosikan destinasi wisata melalui event sport tourism

Ia menyebut upaya peningkatan ekonomi melalui pembangunan CFD sejalan dengan prioritas pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 serta pesan dari Presiden Indonesia pertama, Soekarno tentang patriotisme ekonomi.

"HBKB terus kita evaluasi dan kembangkan sesuai dinamika kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Ia berharap para wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul dapat singgah di lokasi CFD yang baru untuk menikmati kuliner lokal dan membeli produk UMKM sebagai bekal melanjutkan perjalanan pulang atau menuju objek wisata.

"HBKB diharapkan memberikan manfaat ganda bagi kesehatan masyarakat sekaligus keberlangsungan pariwisata daerah," katanya.

Salah seorang pedagang CFD, Eni Sudaryana menilai lokasi baru CFD tersebut cukup representatif dan lebih luas dibandingkan dengan lokasi sebelumnya.

"Lebih luas, UMKM juga tidak berdempet-dempetan," katanya.

Selain itu, Eni juga merasakan peningkatan jumlah pengunjung CFD secara keseluruhan yang otomatis akan mempengaruhi pendapatan para pelaku UMKM.

"Tempatnya lebih tertata dan pengunjungnya lebih ramai," ujarnya.

Baca juga: Surabaya kembali gelar kegiatan Hari Bebas Kendaraan mulai November

Baca juga: “Food Truck GBK” untuk solusi dan daya tarik wisata kuliner

Pewarta: Agung Dwi Prakoso
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.