Trump Larang CNN, MS NOW, dan Politico Meliput di Gedung Putih

September 2026 · 2 minute read

Liputan6.com, Washington, DC - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dirinya melarang CNN, MS NOW, dan Politico berada di Gedung Putih. Trump menuding ketiga media tersebut terus menyajikan pemberitaan yang tidak menguntungkan dirinya dan menyebutnya sebagai “berita palsu”.

Dikutip dari APNews, Sabtu (19/9/2026), pernyataan tersebut disampaikan Trump pada Jumat dan menjadi langkah terbaru dalam perseteruannya dengan media yang pemberitaannya dinilai tidak menguntungkan pemerintahannya. Trump juga mengisyaratkan kemungkinan adanya media lain yang akan dikenai larangan serupa.

Melalui situs media sosialnya, Trump mengatakan larangan tersebut berlaku segera. Ia menulis bahwa CNN, MS NOW, dan Politico dilarang dari Gedung Putih karena terus melakukan “pelaporan” berita palsu.

Beberapa menit kemudian, saat berbicara dalam sebuah acara di Oval Office, Trump ditanya mengenai pernyataannya tersebut.

“Karena mereka berita palsu,” kata Trump.

“Anda pasti sangat lelah membaca dan melihat berita palsu. Ketika melihat CNN, itu hanya berita palsu. Itulah sebabnya rating mereka tidak bagus. Ketika melihat MS NOW ..., itu berita palsu," lanjut dia.

“Dan ketika melihat Politico ... cerita yang mereka tulis adalah berita palsu. Jadi ada banyak media dan mungkin akan ada yang lain bergabung, dan mungkin mereka bisa menjadi lebih baik. Tetapi negara kita harus memiliki berita yang jujur," ungkapnya.

Trump tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai bagaimana larangan tersebut akan diterapkan. Hingga Jumat sore, jurnalis dari CNN, MS NOW, dan Politico masih berada di kompleks Gedung Putih dan belum terlihat adanya tanda-tanda mereka dikeluarkan.

CNN dan Politico Menentang Larangan

CNN mengecam langkah tersebut dan mengatakan pihaknya tetap mendukung tim yang bertugas di Gedung Putih serta pemberitaan yang mereka nilai “adil dan akurat”.

“Kami memiliki hak berdasarkan Konstitusi AS untuk melakukan pemberitaan tersebut tanpa hambatan atau campur tangan pemerintah,” kata CNN dalam pernyataan yang diunggah di X.

CNN menambahkan, jika larangan yang diancamkan Trump benar-benar diterapkan, langkah tersebut akan menjadi serangan ilegal terhadap hak fundamental yang dilindungi Konstitusi.

Politico juga mengatakan akan tetap memberitakan Gedung Putih saat ini maupun pemerintahan berikutnya secara adil.

“Kami akan dengan tegas mempertahankan hak-hak kami berdasarkan Amandemen Pertama terhadap setiap upaya untuk membatasinya,” kata Politico.

Sementara itu, MS NOW belum segera memberikan tanggapan atas permintaan komentar mengenai larangan tersebut.