Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Sugiono mengundang sejumlah sekretaris jenderal (sekjen) partai politik (parpol) ke kediamannya di Jakarta, Kamis malam, untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia.
"Ini merupakan silaturahmi yang selama ini belum sempat dilakukan. Kami berkumpul dalam suasana kekeluargaan untuk menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus merefleksikan perjalanan koalisi selama hampir dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto- Gibran Rakabuming Raka,” kata Sugiono.
Dalam silaturahmi tersebut, hadir para sekjen dari parpol yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju yang ada di parlemen maupun non parlemen. Selain bersilaturahmi, menurut dia, pertemuan itu juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antar parpol.
Adapun sejumlah sekretaris jenderal parpol yang hadir dalam pertemuan itu, di antaranya berasal dari Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, Partai NasDem, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Bulan Bintang, Partai Gelora, Partai Garuda, hingga Partai Rakyat Adil Makmur.
Menurut Sugiono, kehadiran para sekjen dari Koalisi Indonesia Maju tersebut merupakan bentuk komunikasi politik yang terus dijaga dalam mengawal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Kabinet Merah Putih.
Dia menilai peringatan Hari Kemerdekaan RI harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan semangat gotong royong. Kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendiri bangsa, kata dia, harus diisi melalui kerja bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.
Ia pun menyampaikan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo terus berupaya menyelesaikan sejumlah persoalan bangsa, yang beberapa di antaranya telah berlangsung selama puluhan tahun.
Dia menyampaikan bahwa penyelesaian persoalan-persoalan itu membutuhkan kesinambungan kebijakan, konsistensi, serta dukungan dari berbagai elemen bangsa.
Karena itu dia menilai bahwa tidak semua persoalan bisa tuntas dalam waktu satu periode pemerintahan saja.
“Berbagai persoalan yang kita hadapi hari ini tidak muncul dalam waktu singkat. Ada masalah yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Karena itu, memperbaikinya juga membutuhkan waktu," kata Menteri Luar Negeri itu.
Menurut Sugiono, pemerintah membutuhkan dukungan yang konstruktif, sekaligus masukan dan pengawasan, sebagai bagian dari kehidupan demokrasi.
"Tujuan akhirnya harus tetap sama, yaitu menghadirkan kesejahteraan dan kehidupan yang lebih baik bagi rakyat Indonesia," kata dia.
Baca juga: Sekjen-sekjen parpol kumpul di kediaman Sugiono malam ini
Baca juga: Fadli Zon sebut hasil survei hanya potret momen tertentu
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.