Senin, 21 September 2026 - 19:00 WIB
Jakarta, VIVA – Penyanyi Betrand Peto kembali menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Namun kali ini, pemeriksaan tersebut berkaitan dengan laporan dugaan penganiayaan yang menyeret DYP, sosok yang sebelumnya berada dalam perkara dugaan kekerasan seksual terhadap Betrand.
Baca Juga
Betrand hadir sebagai saksi dalam laporan yang dibuat Winda Hatami Aghdan terhadap DYP. Pemeriksaan dilakukan penyelidik Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (PPA PPO) Polda Metro Jaya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto membenarkan pemeriksaan tersebut.
Baca Juga
“Untuk saudara BP hadir dalam pemeriksaan sebagai saksi," kata dia, Senin, 21 September 2026.
Laporan dugaan penganiayaan terhadap DYP sendiri telah diterima Polda Metro Jaya sejak 14 September 2026. Laporan itu teregister dengan nomor LP/B/6852/IX/2026/SPKT/POLDAMETROJAYA.
Baca Juga
Budi mengatakan laporan tersebut dibuat oleh Winda Hatami Aghdan terhadap DYP.
“Yang bersangkutan (Winda Hatami Aghdan) melaporkan DYP,” kata Budi.
Penyidik kini masih mendalami laporan tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi. Salah satunya Betrand Peto yang dipanggil untuk memberikan keterangan terkait perkara dugaan penganiayaan tersebut.
Perkara ini muncul di tengah proses penanganan laporan dugaan kekerasan seksual yang sebelumnya menyeret Betrand Peto. Seorang wanita berinisial ANW (26) diduga jadi korban kekerasan seksuaal Betrand Peto (BP), anak angkat artis Ruben Onsu.
Peristiwa yang dilaporkan itu disebut terjadi di sebuah klub malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 12 September 2026, dini hari. Saat itu, ANW datang ke klub bersama temannya, DYP (22).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Polda Metro Jaya kemudian memeriksa ANW pada 14 September 2026. Dalam pemeriksaan tersebut, ANW dicecar dengan 23 pertanyaan oleh penyelidik Polda Metro Jaya.
Kini, penyidik juga tengah mendalami laporan berbeda yang menempatkan DYP sebagai pihak yang dilaporkan, dengan Betrand Peto diperiksa sebagai saksi.
Masih Ingat Mas Bechi? Terpidana Pencabulan Santri Itu Ternyata Sudah Bebas Sejak Agustus 2025
Terpidana kasus kekerasan seksual terhadap santri, Moch Subchi Azal Tsani alias Bechi, ternyata telah menghirup udara bebas. Dia mendapat pembebasan bersyarat.
VIVA.co.id
21 September 2026