Jakarta (ANTARA) - Samsung Electronics Indonesia memperkenalkan Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Fold 8 Ultra sebagai generasi terbaru ponsel lipat yang membawa peningkatan pada desain, performa, kamera, hingga kemampuan kecerdasan artifisial (AI).
Head of MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia Ilham Indrawan mengatakan kehadiran Galaxy Z Fold 8 Ultra menjadi tonggak baru bagi lini ponsel lipat Samsung dengan membawa pengalaman "Ultra" yang sebelumnya hanya tersedia pada seri Galaxy S Ultra.
"Untuk pertama kalinya kami meluncurkan Ultra Series pada Z Fold. Tidak hanya sekadar positioning Ultra, tetapi juga experience Ultra yang kami bawa ke Z Fold Series tahun ini, mulai dari desain, durability, sistem kamera, performa, layar hingga Galaxy AI," kata Ilham di Jakarta, Kamis.
Baca juga: Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Fold 8 Ultra debut, simak spesifikasinya
Menurut Ilham, Galaxy Z Fold 8 Ultra hadir dengan ketebalan hanya 4,1 mm saat dibuka sehingga menjadi Fold paling tipis yang pernah dihadirkan Samsung. Perangkat tersebut juga dibekali teknologi Flex Titanium Display yang diklaim meningkatkan ketahanan layar sekaligus membuat mekanisme buka-tutup terasa lebih kokoh dan nyaman digunakan.

Baca juga: Samsung hadirkan Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 dengan pembaruan desain
Meski tampil lebih tipis, Ilham menyebut bahwa Samsung telah meningkatkan kapasitas baterai menjadi 5.000mAh dengan dukungan teknologi silicon battery dan pengisian cepat 45W. Perusahaan mengklaim pengisian daya dari nol hingga 80 persen dapat dilakukan dalam waktu sekitar 35 menit.
"Dari aspek performa itu sendiri, chipset yang kita gunakan, Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy pada Z Fold 8 Ultra. Dari segi peningkatan, dibandingkan dengan generasi sebelumnya, itu bahkan lebih kencang hingga 21 persen. AI yang lebih baik untuk generating konten, membuat experience-nya lebih nyaman," jelas Ilham.
Perangkat tersebut juga menjalankan One UI 9 dan menghadirkan integrasi Galaxy AI dengan NotebookLM yang memungkinkan pengguna merangkum dokumen, mengolah berbagai sumber referensi, hingga melakukan brainstorming langsung dari beragam format file.
Baca juga: Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra hadirkan peningkatan kamera "ultra-wide"
Di sektor kamera, Samsung menyematkan konfigurasi kamera yang diklaim setara dengan Galaxy S26 Ultra, terdiri atas kamera utama 200MP, telefoto 10MP, dan ultra-wide 50MP. Dukungan ProVisual Engine, Nightography, serta fitur Horizontal Lock untuk perekaman video turut disematkan guna menghasilkan foto dan video yang lebih stabil dan detail.
Sementara itu, Galaxy Z Fold 8 hadir sebagai varian yang lebih ringan dengan bobot 201 gram dan dibekali kamera utama 50MP, kamera ultra-wide 50MP, serta kamera depan 10MP. Ponsel ini juga mengusung teknologi Flex Titanium, chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, dan baterai berkapasitas 4.800mAh.
Baca juga: Samsung Galaxy Z Fold 7 dapat dua fitur AI baru

Samsung membuka masa pemesanan awal Galaxy Z Fold 8 Series hingga 13 Agustus 2026. Galaxy Z Fold 8 dipasarkan mulai Rp19.999.000, sedangkan Galaxy Z Fold 8 Ultra dibanderol mulai Rp32.499.000 hingga Rp44.499.999 untuk varian memori terbesar yakni 16GB/1TB.
Selama periode pre-order, konsumen mendapatkan berbagai promo seperti peningkatan kapasitas memori, perlindungan layar selama dua tahun, Google AI Pro gratis selama enam bulan, serta program trade-in dan cicilan ringan.
Baca juga: Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra tingkatkan kapasitas baterai 5.000mAh
Pewarta: Pamela Sakina
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.