Pemuda HST kenalkan inovasi Bahuma.id dukung efektivitas pertanian berkelanjutan - ANTARA News Kalimantan Selatan

August 2026 · 2 minute read

Barabai (ANTARA) - Para pemuda dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel), mengenalkan inovasi Bahuma.id dalam ajang Murakata Innovation Award 2026 yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) HST. 

"Bahuma.id ini merupakan sebuah platform untuk analisis lahan pertanian dan kesehatan tanaman berbasis teknologi soil station untuk mendukung pertanian berkelanjutan rendah karbon di Kabupaten Hulu Sungai Tengah," kata ketua tim Bahuma.id Muhammad Hidayatullah di Barabai, Sabtu. 

Tim Bahuma.id ini terdiri atas Muhammad Hidayatullah, Muliyadi Saputra, Novie Ahdiyat, Muhammad Zuhdi Rajibi dan Leo Saputra dari berbagai latar belakang keilmuan, namun memiliki perhatian yang sama untuk menghadirkan efektivitas pertanian.

Baca juga: Bupati Samsul Rizal: HST surplus padi capai 1.200 ton

Inovasi ini lahir dari keprihatinan mendalam atas rendahnya efisiensi usaha tani di Kalsel, di mana 85 persen petani masih menakar sendiri dosis pupuk tanpa dasar sains, yang mengakibatkan 50 persen kandungan pupuk terbuang sia-sia.

"Hal ini berakibat menurunkan Nilai Tukar Petani (NTP), mendegradasi lahan, serta menyumbang emisi karbon secara masif," jelas Dayat. 

Sebagai pelopor ekosistem pertanian digital presisi di Kabupaten HST, Bahuma.id mengintegrasikan perangkat keras Soil Station berkemampuan sensor tinggi untuk mengukur kadar unsur hara (Nitrogen, Fosfor, Kalium) dan keasaman (pH) tanah secara instan.

"Data tersebut diolah algoritma AI pada server cloud untuk menghasilkan rekomendasi pemupukan yang spesifik, akurat, dan adaptif," ujarnya. 

"Inovasi ini berkontribusi nyata mendukung program nasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 melalui metode bertani rendah emisi karbon (low-carbon farming)," lanjutnya. 

Dayat memaparkan, Bahuma.id ini basisnya pemberdayaan dengan melibatkan petani milineal untuk melakukan pendampingan terhadap para petani lainnya, sehingga memudahkan dalam pengaplikasian inovasi ini. 

Selain itu, inovasi ini juga bisa menghadirkan berbagai fitur lainnya, seperti penyiraman otomatis yang bisa dikontrol lewat smartphone yang tentunya memudahkan para petani. 

"Semoga inovasi yang kami tawarkan ini dapat diterima dan mendapat dukungan untuk pengembangannya, sehingga nantinya bisa membantu para petani dalam efektivitas pertanian berkelanjutan," harapnya. 

Pewarta: Muhammad Hidayatullah
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.