Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:58 WIB
VIVA – Bek Singapura, Jacob Mahler, membeberkan faktor yang membuat The Lions mampu menahan Timnas Indonesia sekaligus mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026. Menurutnya, mentalitas untuk segera bangkit dari situasi sulit menjadi salah satu kunci keberhasilan Singapura dalam laga sengit di Stadion Jalan Besar, Kallang.
Baca Juga
Singapura memastikan tempat di babak empat besar setelah bermain imbang 1-1 melawan Timnas Indonesia pada pertandingan terakhir Grup A, Jumat (7/8/2026). Hasil tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan skuad Garuda di Piala AFF 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
The Lions sempat menghadapi tekanan setelah Indonesia mencetak gol lebih dahulu pada awal babak kedua. Ragnar Oratmangoen berhasil memanfaatkan peluang untuk membawa pasukan John Herdman unggul 1-0.
Baca Juga
Namun, Singapura mampu memberikan respons cepat. Ilhan Fandi memanfaatkan kesalahan pertahanan Indonesia untuk mencetak gol penyama kedudukan sekaligus mengubah skor menjadi 1-1.
Singapura Vs Timnas Indonesia
Photo :
- fas.org.sg
Baca Juga
Gol tersebut menjadi momentum penting bagi Singapura dalam menjaga kans lolos ke semifinal. Setelah kedudukan kembali imbang, The Lions mampu mempertahankan hasil tersebut sampai peluit akhir meski terus berada di bawah tekanan Indonesia.
Jacob Mahler menjadi salah satu pemain yang berperan penting dalam kokohnya pertahanan Singapura. Bek berusia 26 tahun itu tampil penuh selama 90 menit dan beberapa kali sukses menggagalkan upaya Indonesia untuk menciptakan peluang berbahaya.
Penampilan Mahler mendapat apresiasi dengan penghargaan pemain terbaik pertandingan Singapura kontra Indonesia. Ia dinilai mampu tampil tenang di tengah pertandingan yang berlangsung dengan intensitas tinggi.
Mahler menyebut keberhasilan Singapura tidak hanya ditentukan oleh kualitas teknis para pemain. Menurutnya, The Lions mempunyai prinsip untuk segera meninggalkan kesalahan dan mengalihkan perhatian kepada apa yang harus dilakukan setelahnya.
Singapura Vs Timnas Indonesia
Photo :
- fas.org.sg
"Kami memiliki filosofi tim di mana jika ada hal yang tidak berjalan lancar, fokus utamanya adalah aksi selanjutnya," Mahler dikutip The Straits Times.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Jadi, saat terjadi sesuatu hal yang buruk, kami harus terus melangkah maju," tambahnya.
Mentalitas tersebut terlihat jelas ketika Singapura harus tertinggal dari Indonesia. Para pemain The Lions tidak panik ataupun kehilangan fokus, melainkan tetap menjalankan strategi yang telah disiapkan hingga akhirnya memperoleh peluang untuk menyamakan skor.
Halaman Selanjutnya
Pertandingan di Jalan Besar juga berlangsung dalam tensi tinggi. Kedua tim beberapa kali terlibat duel keras, bahkan terdapat momen yang sempat memicu perselisihan antarpemain, tetapi Singapura mampu menjaga emosi dan tetap berkonsentrasi pada pertandingan.