Sorong (ANTARA) - Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru mengatakan edukasi kepada masyarakat penting untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya.
Menurut dia masyarakat perlu diingatkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah kondisi cuaca yang dipengaruhi El Nino.
"Kami harapkan masyarakat di wilayah Papua Barat Daya memperhatikan lingkungan. Mungkin untuk pembukaan lahan dengan cara membakar kalau bisa dikurangi, kalau bisa ditiadakan sementara," kata Christian saat peresmian Jembatan Garuda di Kota Sorong, Jumat.
Menurut dia, penanganan karhutla di wilayah tersebut dapat dilakukan dengan baik berkat kerja sama berbagai pihak sehingga kebakaran berhasil dipadamkan.
Christian mengimbau masyarakat memperhatikan aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi karena berpotensi memicu kebakaran meluas dan merugikan masyarakat.
"Saya berharap kondisi tanpa kemunculan titik api dapat terus dipertahankan melalui kerja sama dan edukasi kepada masyarakat," harapnya.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sorong mencatat luas hutan dan lahan yang terbakar mencapai 68,8 hektare sejak 21 Juli hingga 25 Agustus 2026. Karhutla tersebut tercatat dalam 35 kejadian dengan 45 titik api.
BPBD Kota Sorong mencatat pada Juli 2026 terdapat 13 kejadian karhutla dengan luas lahan terbakar sekitar 26,5 hektare dan 21 titik api.
Sementara 1 hingga 25 Agustus 2026, jumlah kejadian meningkat menjadi 22 kasus dengan luas lahan dan hutan terbakar sekitar 42,3 hektare serta 24 titik api.
Christian mengatakan pencegahan karhutla membutuhkan peran aktif masyarakat, terutama dalam mengurangi aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Ia meminta masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar dan memastikan setiap aktivitas pembakaran sampah dilakukan secara aman serta tidak dibiarkan tanpa pengawasan.
"Kalau bisa dikurangi, kalau bisa ditiadakan sementara, mungkin bisa dengan cara yang lain," ujarnya.
Christian mengapresiasi kerja sama seluruh pihak dalam penanganan karhutla dan berharap upaya tersebut terus berlanjut sehingga tidak terjadi kebakaran yang meluas dan merugikan masyarakat.
Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.