Suahasil Nazara resmi menjabat Menteri Keuangan menggantikan Purbaya. Ia meminta Kemenkeu menjaga kredibilitas dan kepercayaan publik.
Suahasil Nazara resmi menjabat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Suahasil memberikan keterangan pers kepada media di Gedung Djuanda Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (14/9/2026), usai pelantikannya. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Sebelumnya, Suahasil menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia pada Kabinet Merah Putih setelah dilantik pada 21 Oktober 2024. Ia juga pernah menduduki posisi Wakil Menteri Keuangan pada era Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Dalam kesempatan tersebut, Suahasil meminta seluruh pegawai Kementerian Keuangan untuk tetap melanjutkan pekerjaan dan menjaga kinerja institusi. Ia berharap Kementerian Keuangan tetap menjadi lembaga yang kredibel dan dipercaya masyarakat. "Kita lanjutkan pekerjaan mereka dan kita buat Kementerian Keuangan yang kredibel, yang bisa dipercaya, yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Indonesia," ujar Suahasil. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Kedatangan Suahasil disambut oleh jajaran pejabat Kementerian Keuangan. Wakil Menteri Keuangan Juda Agung bersama para aparatur sipil negara (ASN) yang mengenakan seragam putih menyambut kedatangannya di lingkungan Kementerian Keuangan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Sejumlah pejabat eselon I turut hadir dalam penyambutan tersebut, di antaranya Sekretaris Jenderal Kemenkeu Robert Leonard Marbun, Direktur Jenderal Bea Cukai Djaka Budi Utama, Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto, serta Direktur Jenderal SPSK Herman Saheruddin. Para pejabat eselon II dari berbagai unit juga turut hadir, sementara keberadaan Purbaya Yudhi Sadewa belum diketahui. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Suahasil Nazara memberikan keterangan pers kepada media di Gedung Djuanda Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, (14/9/2026)Berdasarkan data Kementerian Keuangan, Suahasil merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dengan gelar Sarjana Ekonomi yang diraih pada 1994. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke Cornell University, Amerika Serikat, dan memperoleh gelar Master of Science (M.Sc.) pada 1997. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Suahasil menyelesaikan pendidikan doktoral di University of Illinois at Urbana-Champaign dan meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) bidang ekonomi pada 2003. Latar belakang akademik tersebut menjadi salah satu bekalnya dalam menjalankan tugas di bidang kebijakan ekonomi dan fiskal. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)