MEKAR Perluas Bisnis Pembiayaan UMKM ke Pertanian dan Sektor Riil

August 2026 · 3 minute read

ILUSTRASI. MEKAR memperluas bisnis dari fintech lending ke pertanian, trade financing, dan waste to energy untuk memperkuat ekosistem sektor produktif. (KONTAN/Baihaki)

Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mekar Investama Teknologi (MEKAR) terus memperluas bisnis pembiayaan produktif dengan menghubungkan layanan fintech lending dengan aktivitas ekonomi di sektor riil.

Langkah ini menjadi bagian dari pengembangan MEKAR Ecosystem yang kini mencakup pembiayaan, pertanian, trade financing hingga waste to energy.

Sejak bertransformasi menjadi perusahaan teknologi finansial pada 2016, MEKAR fokus mengembangkan layanan fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pindar untuk mendukung kebutuhan pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta bisnis produktif.

Baca Juga: Mekar Investama Perkuat Ekosistem Pembiayaan Produktif, Bidik Pertumbuhan Sektor Riil

Hingga kini, sebanyak 89,20% pembiayaan MEKAR merupakan pinjaman produktif. Perusahaan juga telah menyalurkan dukungan pembiayaan kepada lebih dari 133.000 UMKM. Menariknya, sekitar 75,3% peminjam tersebut merupakan perempuan.

Ekspansi MEKAR kemudian tidak berhenti di bisnis pembiayaan. Melalui MEKAR Ecosystem, perusahaan mulai memperluas keterlibatannya ke sektor riil, termasuk pertanian.

MEKAR kini mengoptimalkan lebih dari 382 hektare lahan, termasuk lahan yang sebelumnya terbengkalai, serta membangun kemitraan dengan 519 petani.

Selain pertanian, ekosistem bisnis MEKAR juga mencakup trade financing melalui skema kerja sama operasional (KSO) serta pengembangan bisnis waste to energy.

Model ini membuat bisnis MEKAR tidak hanya berorientasi pada penyaluran pembiayaan, tetapi juga mempertemukan akses pendanaan dengan kegiatan ekonomi yang menghasilkan nilai tambah secara langsung.

CEO MEKAR Pandu Aditya Kristy mengatakan perusahaan tidak hanya mengejar pertumbuhan skala bisnis, tetapi juga ingin memperluas dampak pembiayaan terhadap sektor produktif.

Baca Juga: PINISI BI Jadi Langkah Strategis, Tapi Belum Cukup Dongkrak Kredit Sektor Riil

“Fokus kami bukan hanya tumbuh lebih besar, tetapi memperluas akses pembiayaan dan menciptakan dampak nyata bagi sektor produktif,” ujar Pandu dalam keterangannya, Jumat (14/8/2026).

Pengembangan ekosistem tersebut menjadi bagian dari strategi MEKAR untuk memperkuat relevansi bisnis di tengah kebutuhan pembiayaan produktif yang terus berkembang.

Dengan menghubungkan fintech lending dan sektor riil, perusahaan berupaya memperluas sumber pertumbuhan sekaligus memperbesar dampak ekonominya.

Kinerja dan perjalanan bisnis tersebut turut membawa MEKAR meraih penghargaan Infobank Financial Technology Award 2026.

MEKAR dinobatkan sebagai penerima kategori “The Excellent Performance Financial Technology Company 2026” untuk kelas aset di bawah Rp 100 miliar.

Baca Juga: APINDO Soroti Hambatan Sektor Riil yang Mengganjal Investasi

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Leadership Mastery Forum 2026 yang digelar Infobank Media Group di The St. Regis Jakarta, Jumat (14/8/2026). Penghargaan diterima Pandu Aditya Kristy dan COO MEKAR Mahwi Winarto yang mewakili perusahaan.

Penghargaan ini menjadi yang keempat diterima MEKAR sepanjang 2026, sekaligus menjadi pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam mengembangkan solusi pembiayaan dan bisnis yang menyasar sektor produktif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag