Bupati Temanggung ajak warga awasi revitalisasi sekolah
Jumat, 14 Agustus 2026 22:54 WIB
Bupati Temanggung Agus Setyawan (dua dari kanan) meninjau sekolah yang sedang menjalani revitalisasi secara swakelola di Temanggung, Jumat (14/8/2026). ANTARA/Heru Suyitno
Temanggung (ANTARA) - Bupati Temanggung Agus Setyawan mengajak warga mengawasi pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan karena program bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) itu, dijalankan secara swakelola.
"Saya harap semua elemen di sekitar sekolah, mulai dari kepala sekolah, komite sekolah, kepala desa, hingga pengawas untuk selalu mengedepankan musyawarah dan tetap berkoordinasi. Selain sebagai bentuk pengawasan, koordinasi penting dilakukan agar proses pembangunan mendapatkan hasil yang sesuai kebutuhan," katanya di Temanggung, Jawa Tengah, Jumat.
Melalui sistem swakelola, seluruh pengerjaan konstruksi dikerjakan langsung secara mandiri oleh pihak sekolah bersama komite sekolah dan masyarakat, bukan melalui kontraktor. Dana bantuan disalurkan langsung dari Kemendikdasmen ke rekening sekolah dan diterima langsung kepala sekolah bersama bendahara.
Ia mengingatkan pengelola sekolah agar tidak mudah diarahkan atau diintervensi oleh oknum tertentu dalam hal pemilihan bahan bangunan.
"Saya berpesan kepada para tukang karena panjenengan (anda) warga lokal, tolong laporkan kalau ada material yang tidak sesuai kebutuhan. Di sini panjenengan bukan hanya sebagai tukang, tapi juga bisa sambil ikut mengawasi proses pembangunan ini sehingga hasilnya adalah sekolah yang nyaman untuk menimba ilmu," katanya.
Selain ke SD Negeri Simpar, dia juga meninjau dua sekolah penerima program revitalisasi di Kecamatan Tretep, meliputi TK Dwijorini Desa Tretep dengan alokasi Rp868,2 juta dan TK Dharma Wanita Desa Tlogo sebesar Rp383,2 juta yang keduanya telah memasuki tahap konstruksi fisik.
Kepala SD Negeri Simpar Pujiyanto mengatakan hingga saat ini pihak sekolah tidak menerima intervensi apa pun dari pihak luar terkait dengan pengerjaan fisik maupun pengadaan bahan bangunan. Sekolah itu menerima alokasi Rp497,8 juta untuk program tersebut, sedangkan saat ini dalam tahap administrasi perjanjian kerja sama pelaksanaan swakelola.
"Kami insyaallah akan membelanjakan bantuan dari pemerintah ini sesuai kebutuhan dan sebaik-baiknya. Seperti pesan Pak Bupati, kami harus menjalankan program revitalisasi ini secara swakelola," katanya.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.