Revitalisasi di Temanggung menyasar 88 sekolah

August 2026 · 2 minute read

Revitalisasi di Temanggung menyasar 88 sekolah

Jumat, 14 Agustus 2026 22:53 WIB

Image Print

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Temanggung Djoko Prasetyono menyampaikan keteranhan kepada pers di Temanggung, Jumat (14/8/2026). (ANTARA/Heru Suyitno)

Temanggung (ANTARA) - Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Temanggung menyebut program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan yang merupakan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah hingga saat ini telah menyasar 88 satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Temanggung Djoko Prasetyono di Temanggung, Jawa Tengah, Jumat, menyampaikan program revitalisasi tersebut dilaksanakan dengan pola swakelola, dengan kepala sekolah menjadi penanggung jawab utama pelaksanaan kegiatan melalui pembentukan tim pelaksana kegiatan di masing-masing satuan pendidikan.

"Dinas pendidikan sifatnya memfasilitasi dan melakukan komunikasi dengan kepala sekolah, termasuk dalam penyusunan proposal agar kegiatan revitalisasi dapat dilaksanakan dengan baik. Untuk pelaksanaannya menjadi tanggung jawab kepala sekolah melalui pola swakelola," katanya.

Dinas Pendidikan Kabupaten Temanggung mengapresiasi pelaksanaan program revitalisasi tersebut karena pembangunan maupun perbaikan sarana fisik sekolah memiliki siklus yang cukup panjang.

Menurut dia, satuan pendidikan dapat menunggu sekitar 15 hingga 20 tahun untuk kembali mendapatkan pembangunan atau perbaikan sarana fisik secara menyeluruh.

Oleh karena itu, katanya program revitalisasi dinilai sangat penting dalam mendukung ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan yang layak sehingga dapat menunjang peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Temanggung.

Ia menyampaikan, Dinas Pendidikan Temanggung juga terus melaporkan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan kepada pemerintah pusat sebagai upaya mendorong penambahan program revitalisasi pada tahun-tahun berikutnya.

"Pada prinsipnya kami terus melaporkan bahwa kami membutuhkan sarana dan prasarana pendidikan yang layak dan baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Temanggung," katanya.

Ia menyebutkan, besaran anggaran revitalisasi pada masing-masing satuan pendidikan berbeda-beda, disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kebutuhan perbaikan sekolah. Nilai bantuan tersebut antara lain berkisar Rp200 juta, Rp400 juta, Rp600 juta, hingga mencapai sekitar Rp1 miliar untuk sekolah dengan tingkat kerusakan atau kebutuhan penanganan yang lebih besar.

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.