Luas karhutla Sumsel capai 664 hektare, Musi Banyuasin dan Ogan Ilir terbanyak
Selasa, 28 Juli 2026 20:28 WIB
Kegiatan water bombing di desa Tanjung Pasir, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. ANTARA/HO/BPBD Sumsel
Palembang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan mencatat sebanyak 575 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah itu selama periode 1 Januari hingga 27 Juli 2026.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman di Palembang, Selasa, mengatakan berdasarkan data Sistem Pemantauan Kebakaran Hutan dan Lahan (SIPONGI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan hingga akhir Juni 2026, luas karhutla di Sumsel itu mencapai 664,87 hektare.
"Secara keseluruhan hingga 27 Juli 2026 tercatat 575 kejadian karhutla di Sumatera Selatan dengan indikasi luas lahan terbakar mencapai 664,87 hektare," katanya.
Ia menjelaskan Kabupaten Musi Banyuasin menjadi daerah dengan jumlah kejadian karhutla terbanyak, yakni 79 kejadian. Selanjutnya disusul Ogan Ilir sebanyak 77 kejadian, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 74 kejadian, Banyuasin 71 kejadian, Ogan Komering Ilir (OKI) 60 kejadian, dan Muara Enim 53 kejadian.
Kemudian, Musi Rawas Utara dan Kota Palembang masing-masing mencatat 32 kejadian, Ogan Komering Ulu (OKU) 26 kejadian, OKU Timur 24 kejadian, Musi Rawas 17 kejadian, Kota Prabumulih 15 kejadian, Lahat tujuh kejadian, serta Lubuklinggau, Empat Lawang, dan OKU Selatan masing-masing dua kejadian.
Di tingkat kecamatan, wilayah dengan jumlah kejadian tertinggi berada di Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, sebanyak 51 kejadian. Kemudian Kecamatan Indralaya Utara di Ogan Ilir sebanyak 30 kejadian, Kecamatan Sungai Keruh di Musi Banyuasin dan Kecamatan Talang Ubi di PALI masing-masing 22 kejadian, Kecamatan Lais di Musi Banyuasin 21 kejadian, Kecamatan Penukal di PALI 17 kejadian, serta Kecamatan Tulung Selapan di OKI sebanyak 15 kejadian.
"Untuk wilayah yang masuk kategori zona atau memiliki lebih dari 30 kejadian meliputi Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Muara Enim, Musi Rawas Utara, PALI, dan Kota Palembang," jelasnya.
Ia menambahkan pada Senin (27/7) kembali teridentifikasi 15 kejadian karhutla yang tersebar di enam daerah. Rinciannya, Kabupaten Ogan Komering Ilir sebanyak lima kejadian, Musi Banyuasin empat kejadian, Ogan Ilir tiga kejadian, serta masing-masing satu kejadian di Banyuasin, Kota Palembang, dan Muara Enim.
"Dari total kejadian tersebut, hingga saat ini beberapa lokasi kebakaran di Kabupaten Banyuasin dan Ogan Komering Ilir masih dalam proses pemadaman oleh tim darat yang dibantu helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)," kata Sudirman.
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026