KP Sanjaya fokus cari jurnalis hilang ke area Gunung Krakatau

September 2026 · 2 minute read
...Kita memantau langsung di area Krakatau besar Krakatau kecil dengan jarak tempuh sekitar kurang lebih delapan jam dengan operasi mobil patroli

Pandeglang (ANTARA) - Kapal Polisi (KP) Sanjaya memfokuskan pencarian jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau melalui pantauan langsung ke pulau-pulau di sekitar area Gunung Krakatau.

"Kita memantau langsung di area Krakatau besar Krakatau kecil, dengan jarak tempuh sekitar kurang lebih delapan jam dengan operasi mobil patroli, di sekitaran tempat yang menjadi fokus pancaran handphone atau radio yang terakhir (dari alat komunikasi rekan-rekan hilang kontak) yang kita terima," kata Kapolda Banten Irjen Pol Hengki saat mengikuti langsung pencarian di area Gunung Krakatau, Banten, Sabtu.

Adapun pemantauan cuaca di pulau-pulau sekitar Gunung Anak Krakatau, termasuk Pulau Sertung teduh masih tertutup awan. Namun, PVMBG menyatakan status Gunung Anak Krakatau hari ini masih level siaga III dengan jarak larangan mendekat dalam radius 3 km.

"Kita ke Pulau Sertung dari Pelabuhan Ciwandan, total 81 mil perjalanan selama 8 jam. Kita memantau secara umum, melihat situasi yang ada di sekitar laut, mungkin ada benda-benda atau bekas puing-puing kapal dan lain-lain," ujar dia.

Baca juga: Helikopter HR-3604 perkuat dukungan operasi SAR jurnalis

"Termasuk memantau rekan-rekan dari nelayan yang melaksanakan juga kegiatan sehari-harinya untuk bekerja sama menginformasikan segala sesuatu yang berkaitan dengan pencarian," imbuhnya.

Memasuki hari kelima operasi SAR, Tim SAR Gabungan memperluas wilayah penyisiran melalui jalur laut dan udara terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.

"Memasuki hari kelima, kami kembali memperluas area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, baik melalui jalur laut maupun udara. Seluruh unsur SAR yang terlibat kami optimalkan untuk menyisir area yang telah ditentukan," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad di Pandeglang, Sabtu.

Ia mengemukakan sebanyak enam sektor pencarian laut, yakni Sektor T, U, Z, W, X dan Y dengan total luas area pencarian sekitar 2.537 nautical mile persegi. Sementara pencarian udara melalui Sektor H mencakup area sekitar 2.063 nautical mile persegi.

Ia menegaskan, keselamatan personel tetap menjadi perhatian utama selama pelaksanaan operasi, mengingat kondisi perairan Selat Sunda yang dinamis.

Baca juga: Tim SAR kerahkan jalur laut-udara pencarian jurnalis di Selat Sunda

Baca juga: Gubernur Andra ajak masyarakat Indonesia doakan proses pencarian

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.