Kesbangpol Yogyakarta bina 46 ormas yang belum tercatat
Senin, 24 Agustus 2026 17:30 WIB
Ruang rapat Pemerintah Kota Yogyakarta di Komplek Kantor Wali Kota Yogyakarta, Senin (24/8/2026). ANTARA/Hery Sidik
Yogyakarta (ANTARA) - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Yogyakarta akan melakukan pembinaan terhadap 46 organisasi kemasyarakatan (ormas) yang belum tercatat di instansi tersebut agar segera memenuhi persyaratan administrasi.
Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Ormas Badan Kesbangpol Kota Yogyakarta Polana Setia Hati di Yogyakarta, Senin, mengatakan terdapat 163 ormas yang terdata di Kota Yogyakarta, dengan 117 di antaranya telah tercatat di Kesbangpol.
"Jadi ada sekitar 46 ormas di antara 163 ormas itu yang belum mencatatkan diri ke tempat kami. Jadi, mereka ini belum mendaftarkan ke tempat kami, makanya nanti akan menjadi sasaran kegiatan kami berikutnya," katanya.
Menurut dia, keberadaan 46 ormas tersebut telah diketahui Kesbangpol, tetapi secara administratif belum tercatat di instansi tersebut dan kegiatan mereka juga belum dilaporkan kepada pemerintah daerah.
Pemerintah Kota Yogyakarta, kata dia, akan menindaklanjuti arahan wali kota untuk melakukan percepatan pencatatan ormas sebagai salah satu sasaran kinerja Kesbangpol Kota Yogyakarta.
"Jadi, harapannya nanti yang 46 ormas ini menjadi sasaran kinerja kami ke depannya untuk bisa kita 'push', kita dorong supaya bisa mendaftarkan diri, memenuhi persyaratan administratif dan mungkin selanjutnya bisa aktif melaporkan berbagai kegiatan ormas tersebut," katanya.
Polana mengatakan pihaknya belum dapat memerinci seluruh bidang kegiatan 46 ormas tersebut, tetapi sebagian besar bergerak di bidang keagamaan dan sosial.
"Bidangnya ada yang terkait dengan bidang keagamaan, kemudian bidang sosial juga ada. Jadi, lebih kepada bidang sosial sama keagamaan, prosentase 50 persen 50 persen lah," katanya.
Kesbangpol juga masih menelusuri keberadaan sejumlah ormas tersebut karena mengalami kesulitan menemukan alamat sekretariat maupun kontak pengurusnya.
"Ini hanya terdata, jadi untuk yang 46 ormas ini masih kita telusuri, karena di antara ini ada yang kita kesulitan mencari sekretariatnya, kesulitan mencari 'contact person'-nya, nah ini nanti kita intensifkan di bulan-bulan September ke depan," katanya.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026