Padang (ANTARA) - Masa remaja merupakan periode penting dalam pembentukan identitas, karakter, dan perilaku. Perubahan fisik, psikologis, emosional, serta sosial membuat remaja membutuhkan informasi kesehatan yang tepat dalam menghadapi berbagai pengaruh lingkungan.
Perkembangan teknologi dan media sosial membuat remaja semakin mudah memperoleh beragam informasi mengenai seksualitas dan pergaulan. Tanpa pendampingan yang tepat, paparan informasi tersebut dapat memengaruhi pemahaman dan perilaku kesehatan remaja.
Atas latar belakang itu, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Baiturrahmah melaksanakan program “Edukasi Pencegahan Perilaku LGBT dan Dampaknya terhadap Kesehatan Remaja”. Tim diketuai apt. Siska Ferilda, M.Farm., dengan anggota apt. Cindy Elvionita, M.Pharm.Clin., apt. Tessa Amanda Primadhini, Putri Engla Pasalina, S.ST., M.Keb., drg. Intan Kamala Aisyah, MARS., dan Bdn. Rahmi Melfa Widodo, S.ST., M.Kes. Kegiatan juga melibatkan mahasiswa Rury Dwi Aryanti dan M. Habib Rifqi.
Kegiatan menyasar remaja di MAS Al Falah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat yang dilaksanakan pada Sabtu 12 September 2026. Pemilihan sasaran didasarkan pada pentingnya membekali remaja dengan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi, kesehatan mental, pergaulan sehat, serta kemampuan menyikapi informasi yang mereka peroleh dari lingkungan maupun media digital.
Program dilaksanakan melalui penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, dan permainan edukatif. Pendekatan tersebut dirancang agar siswa tidak hanya menerima materi satu arah, tetapi juga terlibat dalam pembelajaran dan memiliki kesempatan mendiskusikan berbagai persoalan kesehatan dan pergaulan remaja.
Materi edukasi membahas perilaku LGBT sesuai tema kegiatan, faktor yang dapat memengaruhi perilaku remaja, pergaulan sehat, serta penguatan karakter. Tim juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan menghindari perilaku seksual berisiko.
Pada aspek kesehatan, edukasi diarahkan pada pemahaman mengenai risiko perilaku seksual berisiko, termasuk penularan infeksi menular seksual. Materi juga mencakup kesehatan mental serta berbagai konsekuensi psikologis dan sosial yang dapat berkaitan dengan perilaku seksual berisiko pada remaja.
Edukasi dilakukan dengan pendekatan kesehatan yang dipadukan dengan penguatan nilai moral dan agama. Melalui pendekatan tersebut, siswa diharapkan memiliki bekal untuk membangun perilaku hidup sehat, menjaga kesehatan reproduksi, serta mengambil keputusan yang bertanggung jawab dalam kehidupan dan pergaulannya.
Untuk membuat materi lebih mudah dipahami, tim PkM memanfaatkan media audiovisual dan presentasi digital. Program juga dilengkapi media edukasi berupa leaflet, poster kesehatan remaja, dan video yang menggunakan bahasa sederhana serta visual yang disesuaikan dengan karakteristik peserta.
Pemahaman peserta dievaluasi melalui pre-test dan post-test, observasi partisipasi, serta evaluasi selama kegiatan berlangsung. Evaluasi tersebut digunakan untuk melihat perubahan pengetahuan siswa setelah memperoleh edukasi dan sekaligus menjadi bahan penilaian terhadap pelaksanaan program.
Program juga dirancang agar manfaat edukasi dapat berlanjut setelah kegiatan selesai. Media edukasi diserahkan kepada pihak sekolah untuk dapat dimanfaatkan kembali, disertai rencana monitoring bersama guru Bimbingan dan Konseling serta edukasi lanjutan mengenai kesehatan remaja.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai perilaku hidup sehat, kesehatan reproduksi, pergaulan sehat, serta pencegahan perilaku seksual berisiko. Edukasi juga diarahkan untuk memperkuat kesehatan fisik, mental, dan sosial siswa.
Melalui program tersebut, Universitas Baiturrahmah berupaya memperkuat peran sekolah sebagai lingkungan yang mendukung pembentukan karakter dan kesehatan remaja. Kolaborasi perguruan tinggi dan sekolah diharapkan membantu siswa memperoleh informasi kesehatan dari sumber yang terarah sekaligus memperkuat kemampuan mereka dalam menyikapi informasi di media sosial.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi tridharma perguruan tinggi dengan melibatkan dosen dan mahasiswa secara langsung dalam pemberdayaan masyarakat. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan PkM sekaligus memberikan pengalaman berinteraksi, memberikan edukasi, dan berkontribusi pada penyelesaian persoalan kesehatan di masyarakat.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini didanai oleh Yayasan Pendidikan Baiturrahmah melalui alokasi anggaran Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Baiturrahmah.*
