Dokter: Wanita lebih rentan alami infeksi saluran kemih karena anatomi - ANTARA News Kalimantan Barat

July 2026 · 3 minute read

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis urologi RS Premier Bintaro Teguh Risesa Djufri mengatakan perempuan lebih rentan mengalami infeksi saluran kemih (ISK) dibandingkan laki-laki karena memiliki saluran kemih yang lebih pendek, sehingga bakteri lebih mudah masuk dan menyebabkan infeksi.

"Saluran kemih perempuan hanya sekitar dua sampai tiga sentimeter sehingga bakteri lebih mudah masuk, baik dari area genital maupun anus," kata dr. Teguh Risesa Djufri, Sp.U., FICS. dalam media gathering bertajuk Penanganan Terkini Batu Saluran Kemih di Jakarta, Rabu.

Selain itu, lanjut Teguh, perempuan umumnya juga lebih kuat menahan buang air kecil, padahal kebiasaan tersebut meningkatkan risiko infeksi.

Ia menjelaskan risiko ISK semakin meningkat pada perempuan yang telah memasuki masa menopause karena penurunan hormon estrogen menyebabkan lapisan pelindung saluran kemih menipis sehingga bakteri lebih mudah menginfeksi kandung kemih maupun saluran kemih.

Menurut Teguh, penanganan ISK pada perempuan berbeda antara sebelum dan sesudah menopause. Pada perempuan pramenopause, bakteri dalam urine yang disertai gejala perlu diobati, sedangkan pada sebagian perempuan pascamenopause keberadaan bakteri tanpa keluhan belum tentu memerlukan terapi antibiotik.

Ia mengatakan banyak perempuan mengalami ISK setidaknya sekali sepanjang hidupnya. Gejala awal yang perlu diwaspadai meliputi nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil, anyang-anyangan, frekuensi buang air kecil meningkat, urine keruh atau bercampur darah, hingga nyeri di perut bagian bawah.

Menurut dia, ISK pada tahap awal dapat diatasi dengan memperbanyak minum air putih dan tidak menahan buang air kecil. Namun apabila keluhan tidak membaik dalam dua hari, pasien disarankan segera memeriksakan diri ke dokter agar infeksi tidak menyebar ke ginjal.

Selain ISK, Teguh juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai batu saluran kemih yang dapat menyumbat aliran urine dan mengganggu fungsi ginjal apabila tidak segera ditangani.

Ia mengatakan fungsi ginjal mulai mengalami kerusakan bila penyumbatan berlangsung lebih dari enam minggu. Sementara itu, penyumbatan yang dibiarkan lebih dari 12 minggu berpotensi menyebabkan kerusakan ginjal permanen.

Gejala batu saluran kemih umumnya berupa nyeri hebat yang muncul mendadak dari pinggang dan menjalar ke perut hingga kemaluan. Kondisi tersebut dapat disertai mual, demam, urine berdarah, hingga penurunan jumlah urine sehingga memerlukan penanganan medis segera.

Teguh menambahkan perempuan hamil juga perlu lebih waspada terhadap gangguan saluran kemih.

Menurut dia, perubahan fisiologis selama kehamilan serta konsumsi suplemen kalsium dalam jumlah lebih besar dapat meningkatkan risiko pembentukan batu saluran kemih apabila tidak diimbangi dengan asupan cairan yang cukup dan aktivitas fisik.

Untuk mencegah ISK maupun batu saluran kemih, ia menganjurkan masyarakat mengonsumsi air putih sekitar dua hingga tiga liter per hari atau menjaga produksi urine sekitar dua hingga 2,5 liter per hari.

Selain itu, masyarakat disarankan membatasi konsumsi garam dan makanan tinggi protein, memperbanyak serat, mengonsumsi buah sitrus, rutin beraktivitas fisik, serta menghindari kebiasaan menahan buang air kecil.

Menurut Teguh, penerapan gaya hidup sehat tersebut dapat membantu menekan risiko gangguan saluran kemih sekaligus menjaga fungsi ginjal dalam jangka panjang.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dokter: Wanita lebih rentan alami infeksi saluran kemih karena anatomi

Pewarta: Ida Nurcahyani/Vina Ashari
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.