Jakarta (ANTARA) - Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) Donny Ermawan Taufanto menyatakan dirinya tetap menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai pimpinan lembaga pendidikan baru tersebut.
"Iya, masih tetap Wamenhan ya," kata Donny saat menjawab pertanyaan wartawan seusai dilantik sebagai Gubernur URI oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu.
Donny menjelaskan jabatan sebagai Wamenhan masih dipertahankan karena terdapat keterkaitan antara tugas di Kementerian Pertahanan dan URI, terutama dalam pembentukan wawasan kebangsaan dan bela negara.
"Ya masih merangkap karena bagaimanapun juga ada irisannya ya tadi terkait dengan wawasan kebangsaan tadi itu juga tetap kita juga ada di Kementerian," kata Donny.
Menurut dia, URI tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik dan pengembangan kemampuan manajerial, tetapi juga menanamkan nilai patriotisme, integritas, serta kecintaan terhadap tanah air kepada para peserta didik.
Dia mengatakan pembinaan tersebut sejalan dengan program-program di lingkungan Kementerian Pertahanan yang selama ini menjalankan sosialisasi bela negara dan penguatan wawasan kebangsaan.
"Ada tugas-tugas memberikan sosialisasi terkait dengan bela negara, wawasan kebangsaan dan itu masih ada korelasinya ya," kata Donny.
Dalam kesempatan itu, Donny menjelaskan pembentukan URI merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam rangka mencetak pemimpin masa depan.
"Jadi, Bapak Presiden ini sangat concern dengan sumber daya manusia, terutama untuk pemimpin Indonesia di masa depan khususnya. Nah, inilah beliau menginginkan adanya pendidikan-pendidikan, baik di tingkat SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, dan juga di pemerintahan," kata dia.
Dia menuturkan langkah besar pemerintah dalam meningkatkan kapasitas SDM dilakukan melalui integrasi berbagai program dan lembaga pendidikan yang telah ada.
Upaya tersebut, kata dia, meliputi pengembangan Sekolah Unggul Garuda, pendirian Universitas Republik Indonesia serta integrasi Lembaga Administrasi Negara (LAN).
"Jadi, kita sudah dengar bahwa saat ini ada namanya Sekolah Unggulan Garuda, baik yang baru ataupun yang transformasi. Kemudian beliau juga akan mendirikan 10 Universitas Republik Indonesia. Kemudian yang berikutnya, yang ketiga adalah mengintegrasikan juga adalah Lembaga Administrasi Negara. Ini semua adalah terkait dengan pendidikan, pembinaan, penyiapan sumber daya manusia untuk ke depan. Baik untuk pemerintahan ataupun untuk BUMN," tuturnya.
Selain itu, Donny mengungkapkan pemerintah akan membentuk Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan yang berada di bawah kewenangan Gubernur URI. Menurutnya, badan tersebut akan membawahi tiga institusi.
"Ini nanti akan ada tiga institusi, yang pertama adalah Badan Pengelola Sekolah Unggulan, yang kedua adalah Badan Pengelola Perguruan Tinggi, dan yang ketiga adalah Lembaga Administrasi Negara," ucapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik Donny sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Rabu.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga melantik Profesor Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia.
Donny sebelumnya diketahui menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan. Sementara Yos sebelumnya menjabat sebagai Direktur Hilirisasi dan Kemitraan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Pewarta : Fathur Rochman/Genta Tenri Mawangi
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.