Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:02 WIB
VIVA – Perbincangan mengenai konflik rumah tangga Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi perhatian setelah Sarwendah hadir sebagai bintang tamu di podcast Denny Sumargo. Setelah episode tersebut ditayangkan, muncul beragam respons dari publik, termasuk tudingan bahwa sejumlah pernyataan Sarwendah dianggap tidak sesuai fakta.
Baca Juga
Komentar mengenai dugaan kebohongan tersebut kemudian turut diarahkan kepada Denny Sumargo atau Densu sebagai pembawa acara. Ia pun mendapat pertanyaan mengenai apakah dirinya sejak awal menyadari adanya pernyataan yang dianggap tidak benar dalam podcast tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Densu memilih tidak langsung menyimpulkan apakah keterangan Sarwendah benar atau salah. Menurutnya, sebuah pernyataan tidak bisa begitu saja dinilai sebagai kebohongan tanpa melihat data serta bukti yang dapat diverifikasi.
Baca Juga
Suami Olivia Allan tersebut menjelaskan bahwa selama proses podcast berlangsung, tugasnya adalah menggali cerita dari narasumber melalui pertanyaan. Ia tidak berada pada posisi untuk langsung memberikan vonis terhadap setiap informasi yang disampaikan.
“Gua sih belum bisa memastikan itu bohong atau enggak karena kan keterangan yang diberikan itu harus dicross check dengan data dan bukti yang ada di tangan dia,” ujar Denny Sumargo yang dikutip dari YouTube pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Baca Juga
Meski demikian, Densu mengaku tidak begitu saja mengabaikan persoalan bukti. Setelah sesi podcast bersama Sarwendah selesai, ia justru meminta narasumber tersebut memperlihatkan bukti yang berkaitan dengan sejumlah pernyataan yang telah disampaikan.
Menurut Densu, bukti tersebut kemudian diperlihatkan kepadanya. Namun, ia menegaskan bahwa keberadaan bukti itu bukan berarti dirinya memiliki kewenangan untuk mempublikasikan atau mengambil kesimpulan mengenai persoalan yang sedang dihadapi Sarwendah.
Denny mengatakan dirinya memiliki kebiasaan meminta bukti kepada narasumber setelah pembicaraan selesai, terutama ketika narasumber menyampaikan klaim yang berkaitan dengan persoalan tertentu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Jadi setelah dia menjelaskan itu, setelah podcast selesai, saya minta mana buktinya? Dia keluarkanlah bukti-buktinya yang dia omong di podcast dan saya lihat,” jelasnya.
Namun, tidak semua bukti yang diperlihatkan narasumber kemudian dapat dibicarakan kembali kepada publik. Densu menyebut ada batasan terkait privasi dan kewenangan narasumber atas dokumen maupun informasi yang mereka miliki.
Halaman Selanjutnya
“Secara kapasitas gua enggak boleh meng-up itu tanpa izin dia atau memang suatu hal yang privacy gitu. Nggak boleh,” tegas Densu.