BKN tekankan percepatan implementasi manajemen talenta ASN di Papua

September 2026 · 2 minute read

BKN tekankan percepatan implementasi manajemen talenta ASN di Papua

Selasa, 22 September 2026 13:01 WIB

Image Print

Kepala Kantor Regional IX BKN Jayapura Nur Hasan (kiri) saat melakukan pertemuan dengan Gubernur Papua Mathius D Fakhiri dan didampingi Kepala BKD Papua Jimmy. S. Wanimbo bertempat ruang kerja Gubernur Papua, Kota Jayapura, Papua, Senin (21/9). ANTARA/HO-Pemprov Papua

Jayapura (ANTARA) - Badan Kepegawaian Negara (BKN) menekankan percepatan implementasi manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) di Provinsi Papua melalui pemetaan potensi, kompetensi, dan kualifikasi pegawai secara objektif.

Kepala Kantor Regional IX BKN Jayapura Nur Hasan di Jayapura, Senin, mengatakan percepatan tersebut diawali dengan pelaksanaan profiling atau pemetaan terhadap ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua.

"Kami telah bersilaturahmi dengan Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri guna membahas percepatan penerapan manajemen talenta ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua," katanya usai pertemuan di Kota Jayapura, Papua, Senin.

Menurut Nur, pihaknya menjelaskan di mana hal ini sesuai dengan manajemen talenta serta amanah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN sehingga dalam waktu dekat, Pemprov Papua diharapkan menyampaikan nama-nama ASN yang akan mengikuti proses profiling.

"Pelaksanaan manajemen talenta tidak menghadapi kendala besar, tetapi membutuhkan sejumlah persiapan, terutama pembenahan data kepegawaian seluruh ASN," ujarnya.

Dia menjelaskan selain pembenahan data pihaknya juga harus memastikan setiap ASN telah menyusun Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Dan pejabat penilai juga harus melakukan penilaian kinerja melalui aplikasi e-Kinerja sebagai bagian dari proses pengelolaan kinerja ASN.

"Jadi, data yang ada harus benar-benar lengkap karena nantinya menjadi bagian dari proses profiling untuk melihat potensi dan kompetensi masing-masing ASN," katanya lagi.

Dia menambahkan, karena hasil profiling tersebut akan menjadi salah satu dasar dalam penerapan manajemen talenta, khususnya untuk mengetahui potensi dan kompetensi ASN yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan organisasi.

"Setelah profiling dilakukan, maka bisa melihat potensi dan kompetensi ASN sehingga penempatannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan pengembangan karier ke depan," ujarnya.

Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026