Batang gali potensi penerimaan untuk penuhi target PAD 2027
Rabu, 9 September 2026 21:38 WIB
Wakil Bupati Batang Suyono menyerahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 kepada Ketua DPRD Kabupaten Batang Suudi pada acara Rapat Paripurna di Batangm Rabu (9/9/2026). (ANTARA/Kutnadi)
Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, Jawa Tengah, menggali potensi komponen Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2027 untuk memenuhi target sebesar Rp443 miliar atau naik 1,86 persen dari tahun sebelumnya.
"Kenaikan PAD ini menunjukkan komitmen kami untuk terus menggali potensi pendapatan asli daerah. Namun, kami tetap mengandalkan dana transfer untuk membiayai sebagian besar belanja operasional terutama belanja pegawai," kata Wakil Bupati Batang Suyono di Batang, Rabu.
Menurut dia, pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp1,87 triliun sedangkan untuk belanja daerah dialokasikan mencapai Rp1,94 triliun atau mengalami defisit Rp72,45 miliar.
"Untuk menutup defisit tersebut, pemerintah daerah mengandalkan Pembiayaan Daerah Netto yang bersumber dari selisih antara penerimaan dan pengeluaran pembiayaan," katanya.
Pada acara Rapat Paripurna DPRD, ia mengatakan penerimaan Pembiayaan pada RAPBD 2027 direncanakan sebesar Rp73,45 miliar atau naik 4,93 persen dari tahun sebelumnya.
"Sedangkan untuk pengeluaran pembiayaan turun drastis 50 persen menjadi Rp1 miliar. Kemudian untuk pendapatan transfer dari Pemerintah pusat dan provinsi diproyeksikan naik 3,06 persen menjadi Rp1,42 triliun," katanya.
Menurut dia, dari sisi belanja, alokasi terbesar masih pada Belanja Operasi yang mencapai Rp1,42 triliun atau naik 2,76 persen yang akan digunakan untuk membiayai gaji pegawai, barang dan jasa, hibah, serta bantuan sosial.
Namun, kata dia, untuk belanja modal justru turun 9,6 persen atau menjadi Rp142,53 miliar karena ada upaya menjaga efisiensi tanpa mengorbankan anggaran proyek-proyek strategis.
"Belanja modal kami kurangi di beberapa pos yang dinilai kurang prioritas. Namun, anggaran untuk infrastruktur dasar seperti jalan, irigasi, dan bangunan publik tetap kami pertahankan," katanya.
Suyono berharap pengajuan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 kepada DPRD setempat dapat segera dibahas dan disetujui.
"Kami berharap pembahasan berjalan lancar sehingga APBD 2027 dapat segera ditetapkan menjadi Peraturan Daerah dan direalisasikan untuk kesejahteraan masyarakat Batang," katanya.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.