Bapanas fokuskan bantuan pangan beras di Natuna untuk kelompok desil 1-4
Kamis, 10 September 2026 16:23 WIB
Penyerahan bantuan pangan beras di Desa Batubi Jaya pada Kamis (10/9/2026). ANTARA/Muhamad Nurman
Natuna (ANTARA) - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memfokuskan penyaluran bantuan pangan berupa beras di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, kepada masyarakat yang masuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.
Wakil Bupati Natuna Jarmin di Natuna, Kamis, mengatakan Bapanas menugaskan Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada penerima bantuan pangan (PBP). Kegiatan terbaru dilaksanakan pada pagi ini di Desa Batubi Jaya, Kecamatan Bunguran Batubi.
Pemkab Natuna mencatat total kepala keluarga di desa tersebut sebanyak 448 KK. Dari jumlah tersebut, sebanyak 186 KK masuk dalam daftar PBP.
Ia menjelaskan penyaluran kali ini merupakan bantuan untuk periode Juli, Agustus dan September. Masing-masing PBP menerima 10 kilogram beras per bulan.
Penyaluran bantuan sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat.
"Jadi, karena untuk alokasi tiga bulan, masing-masing penerima manfaat menerima 30 kilogram," ucapnya.
Dalam menentukan tingkat kesejahteraan tersebut, pemerintah pusat berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan verifikasi dan validasi (verval) ke rumah-rumah warga guna melihat langsung kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
"Gunakan bantuan ini sebaik mungkin dan semoga bermanfaat," katanya.
Sementara itu, Pemimpin Perum Bulog Cabang Natuna Pencius Siburian mengatakan penyaluran bantuan ditugaskan kepada Perum Bulog di masing-masing daerah.
Dalam penyaluran di Natuna, kata dia, pihaknya melibatkan perangkat kecamatan setempat dan pihak-pihak lainnya.
"Penyaluran kali ini merupakan tahap kedua. Masing-masing PBP menerima 10 kilogram beras per bulan," ucapnya.
Perum Bulog mencatat jumlah PBP pada penyaluran di Desa Batubi Jaya bertambah enam orang. Sebelumnya, sebanyak 180 orang.
Ia mengingatkan PBP untuk tidak menjual bantuan yang diberikan.
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.