Bagikan:
JAKARTA - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong wayang terus hidup di tengah generasi muda, bukan hanya tersimpan sebagai warisan budaya. Pemerintah juga memberi dukungan kepada seniman tradisi melalui Dana Indonesiana.
Fadli menyampaikan hal itu dalam Gema Pelindungan Budaya Nusantara atau Gempita yang menghadirkan pagelaran wayang kulit lakon Gathutkaca Kusumayuda oleh dalang Ki Cahyo Kuntadi di halaman Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus.
Menurut Fadli, wayang telah mendapat pengakuan UNESCO sejak 2003. Tantangannya kini adalah menjaga keberlanjutan seni tradisi tersebut dan membuatnya tetap mendapat tempat, terutama di kalangan anak muda.
“Wayang adalah warisan budaya yang sudah dienkripsi oleh UNESCO sejak tahun 2003 silam. Untuk itu, wayang sebagai ekspresi budaya turun-temurun yang hadir di seluruh pelosok Nusantara dan mancanegara dapat berkesinambungan dan terus diapresiasi, khususnya bagi generasi muda,” kata Fadli.
Ia juga menyoroti keberagaman budaya Indonesia yang menurutnya menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan.
“Walau berbeda suku, agama, dan latar belakang, tetapi kita telah berhasil menjadikan perbedaan itu bukan ancaman perpecahan, tapi justru pengikat persatuan, Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.
BACA JUGA:
Fadli mengatakan pemajuan kebudayaan merupakan amanat Pasal 32 ayat (1) UUD 1945. Pemerintah, seniman, budayawan dan masyarakat, menurut dia, perlu terlibat dalam pelindungan serta pengembangan budaya.
Kementerian Kebudayaan juga memberikan dukungan kepada seniman tradisi melalui Dana Indonesiana. Program tersebut menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk membantu kegiatan dan pengembangan ekosistem kebudayaan.
Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Restu Gunawan mengatakan keberlangsungan wayang tidak dapat dilepaskan dari para seniman yang terus menjalankan tradisi tersebut.
“Wayang adalah bagian dari kebudayaan kita, dan para seniman ini adalah penjaga kebudayaan, yang mendedikasikan waktu, tenaga dan pikirannya untuk melestarikan kebudayaan,” kata Restu.
Pagelaran Gempita digelar dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Acara juga dihadiri Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, jajaran Kementerian Kebudayaan, Ketua Umum PEPADI Tumiyono, serta Ketua Umum SENAWANGI Bambang Soelistyo.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+