Way Rilau siapkan mobil tangki layani warga kesulitan air
Selasa, 4 Agustus 2026 19:13 WIB
Ilustrasi: Seorang Pelanggan sedang menikmati air bersih yang dialirkan dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Way Rilau, Bandarlampung, Selasa (4/8/2026). ANTARA/Dian Hadiyatna
Sebagai langkah antisipasi kekeringan kami telah menyiapkan armada mobil tangki untuk melayani masyarakat
Bandarlampung (ANTARA) - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Way Rilau, Kota Bandarlampung menyiapkan mobil tangki berukuran 5.000 liter untuk melayani masyarakat yang kesulitan air pada musim kemarau tahun ini.
"Sebagai langkah antisipasi kekeringan kami telah menyiapkan armada mobil tangki untuk melayani masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat kemarau," kata Kepala Bagian Produksi Perumda Air Minum Way Rilau Kota Bandarlampung Kurniawan di Bandarlampung, Selasa.
Ia menyampaikan bahwa masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih dapat mengajukan permohonan melalui surat pengantar dari ketua RT atau aparat kelurahan agar air bersih segera disuplai dari instalasi pengolahan di Sumur Putri maupun Reservoir Rajabasa yang telah disiapkan sebagai titik pengisian mobil tangki.
"Saat ini sudah ada beberapa wilayah yang mengajukan permintaan bantuan, terutama di Way Laga, Telukbetung Timur, hingga kawasan Panjang. Rata-rata setiap hari kami mendistribusikan sekitar empat sampai enam mobil tangki," kata dia.
Ia mengatakan bahwa hingga kini Perumda Way Rilau belum menerapkan penggiliran distribusi air, meskipun musim kemarau mempengaruhi penurunan debit air.
"Penurunan debit sumber air baku dari sungai capai 17 persen dibandingkan kondisi normal. Meski demikian, distribusi air kepada pelanggan masih berjalan normal dan belum diberlakukan penggiliran," katanya.
Ia mengatakan penggiliran distribusi air ke pelanggan akan dilakukan apabila penurunan debit air sudah mencapai 40 persen seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Kalau penurunan debit air sudah capai 30 hingga 40 persen, kami akan mempertimbangkan pengurangan jam alir, terutama di wilayah layanan yang jauh dan berada di dataran tinggi," ujarnya.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.