DJBC Sumbagbar sebut realisasi kepabeanan semester I 2026 capai 68 persen
Selasa, 4 Agustus 2026 19:15 WIB
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Sumatera Bagian Barat Bier Budy Kismulyanto dalam press conference APBN Provinsi Lampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Di semester I 2026 ini kinerja penerimaan kita di Lampung sudah mencapai Rp1,53 triliun
Bandarlampung (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) menyatakan bahwa realisasi kepabeanan di wilayahnya mencapai Rp1,53 triliun pada semester I 2026 atau secara persentase sebesar 68,08 persen dari target yang ditentukan sebesar Rp2,26 triliun pada semester I 2026.
"Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang memiliki fungsi penerimaan mencatat, di semester I 2026 ini kinerja penerimaan kita di Lampung sudah mencapai Rp1,53 triliun," ujar Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Sumatera Bagian Barat Bier Budy Kismulyanto dalam Konferensi Pers Kinerja APBN di Bandarlampung, Selasa.
"Realisasi itu sudah mencapai 68,08 persen, dan ini didapatkan dari struktur penerimaan kepabeanan. Di Bea Cukai Lampung ini memang lebih banyak di dorong dari kegiatan ekspor, sehingga bea keluar menjadi penopang dari penerimaan kepabeanan, salah satunya penerimaan yang berasal dari sektor perkebunan serta pertambangan. Ini cukup membantu meningkatkan realisasi," katanya.
Dia menjelaskan dari sisi perdagangan internasional nilainya pun menunjukkan kinerja yang cukup positif, karena nilai ekspor Lampung saat ini sudah mencapai Rp3,01 miliar dolar AS, sedangkan impor hanya 760 juta dolar AS.
"Oleh karena itu Lampung ada surplus di perdagangan internasional karena nilai ekspor lebih tinggi, dan ini menjadi energi positif untuk perdagangan internasional Lampung. Ditambah lagi saat ini UMKM mulai bergerak ke pasar global tidak hanya domestik, sehingga secara keseluruhan kinerja ekspor di semester I 2026 menunjukkan tren positif, dan ini karena dukungan semua pihak," tambahnya.
Ia merincikan pada semester I 2026 ini, realisasi bea masuk di Lampung sudah mencapai Rp124 miliar atau memiliki persentase 61,81 persen dari pagu sebesar Rp200,61 miliar.
"Dan bea keluar atau pungutan ekspor realisasinya sebesar Rp1,41 triliun atau persentase realisasi mencapai 68,68 persen dari target Rp2,05 triliun," tambahnya.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.