Waspada Hujan Lebat Minggu Ini, Simak Daftar Wilayahnya

July 2026 · 3 minute read

Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta angin kencang pada hari ini, Minggu (12/7). Simak daftarnya berikut ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan untuk 11-13 Juli 2026.

Dalam peringatan tersebut, BMKG menyebut hanya lima wilayah yang berstatus berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat, yakni Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara, dengan potensi hujan sedang hingga lebat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak ada wilayah yang berstatus berpotensi diguyur hujan lebat hingga sangat lebat pada hari ini. BMKG juga menyatakan tidak ada wilayah yang berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga ekstrem.

Berikut daftar wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat dan angin kencang:

Hujan sedang hingga lebat

Angin kencang

Hujan lebat kian minim

BMKG menyebut cuaca kering semakin dominan dan curah hujan terus berkurang di sebagian besar wilayah Indonesia. Meski demikian, potensi hujan lebat secara lokal masih berpotensi terjadi.

"Pada dasarian I Juli 2026, sekitar 72,19 persen wilayah Indonesia diprediksi berada pada kategori curah hujan rendah, sementara 27,80 persen lainnya berada pada kategori menengah, tanpa wilayah yang diperkirakan mengalami curah hujan tinggi maupun sangat tinggi," tulis BMKG dalam prakiraan Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan Periode 7-13 Juli.

Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa suasana kering mulai lebih dominan, terutama di sebagian besar Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Meski demikian, potensi hujan kategori menengah masih perlu diwaspadai di beberapa wilayah, seperti sebagian Sumatra bagian utara dan tengah, Kalimantan bagian utara, sebagian Maluku, serta wilayah pegunungan Papua.

Dari sisi dinamika atmosfer, MJO yang aktif di fase 7 secara spasial berpotensi berpengaruh terhadap wilayah pesisir utara Aceh. Gelombang Kelvin diprakirakan aktif di Kepulauan Riau, pesisir utara Riau, Kalimantan, pesisir selatan Jawa, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, hingga Papua Barat Daya.

Gelombang Rossby Ekuatorial turut berpotensi mempengaruhi kondisi atmosfer di Sumatra Selatan, Lampung, Jawa bagian barat, Maluku, Maluku Utara, Kalimantan Utara, Papua Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Tenggara, sehingga sejumlah wilayah tersebut tetap berpeluang mengalami pertumbuhan awan hujan secara lokal.

Selain itu, sirkulasi siklonik diprediksi aktif di sekitar pesisir Sumatra Selatan dan pesisir barat Sumatra, yang berpotensi membentuk daerah perlambatan dan belokan angin. Pola serupa juga diprakirakan terbentuk di Sumatra Barat, Riau, Sulawesi Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Papua Barat.

"Faktor-faktor tersebut dapat meningkatkan pengangkatan massa udara dan mendukung pertumbuhan awan hujan, sehingga masih menyebabkan potensi hujan di sejumlah wilayah meskipun Indonesia tengah berada pada periode musim kemarau," terang BMKG.

(lom)

Add

as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]