Vale Catat Produksi Nikel 16.153 Ton di Kuartal II-2026

July 2026 ยท 2 minute read

Bagikan:

JAKARTA - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencatatkan peningkatan produksi nikelmpada kuartal II-2026 yakni sebesar 16.153 ton.

Angka ini mengalami peningkatan sebesar 19 persen jika dibandingkan kuartal sebelumnya yang tercatat sebesar 13.620 ton.

Kendati demikian, kinerja produksi total pada semester I 2026 mengalami penurunan menjadi 29.773 ton dari periode yang sama tahun sebelumnya (yoy) yang tercatat sevesar 35.584 ton.

Dalam keterangan kepada media, manajemen INCO menyebut, peningkatan produksi di kuartal II ditopang selesainya pembangunan kembali Tanur Listrik 3 pada Juni 2026.

"Perseroan tetap berada pada jalur yang tepat untuk mencapai target produksi tahunan, serta berada dalam posisi yang baik untuk memanfaatkan fundamental pasar nikel yang kondusif," tulis manajemen dikutip Kamis, 20 Juli.

Selain produksi nikel matte, PT Vale terus memperkuat platform pertumbuhannya melalui pengoperasian tiga hub pertambangan di Sorowako, Bahodopi, dan Pomalaa, yang menandai tonggak penting dalam transformasi Perseroan.

Ekspansi strategis ini menghasilkan pertumbuhan yang signifikan pada volume produksi dan penjualan bijih nikel. Pada kuartal II, Blok Bahodopi membukukan penjualan bijih nikel saprolit sebesar 1,07 juta wet metric ton (wmt), meningkat dari 886.000 wmt pada triwulan sebelumnya, sehingga total volume penjualan pada semester pertama mencapai 1,96 juta wmt.

Sementara itu, Blok Pomalaa mencatat peningkatan signifikan dalam penjualan bijih nikel menjadi 496.000 wmt pada 2T26, dibandingkan 89.000 wmt pada 1T26, sehingga volume penjualan kumulatif pada semester pertama mencapai 585.000 wmt.

"Kinerja kuat dari kedua proyek pertumbuhan tersebut menunjukkan keberhasilan peningkatan kapasitas operasi serta memperkuat strategi PT Vale untuk mendiversifikasi sumber pendapatannya," lanjut manajemen.

Dari sisi pendapatan, INCO mendapatkan angin segar dari peningkatan produksi, penguatan harga nikel, serta pelaksanaan operasional yang disiplin.

Produksi nikel matte meningkat 19 persen secara kuartal (QoQ) menjadi 16.153 ton, sementara volume penjualan tetap stabil di 13.932 ton.

BACA JUGA:


Perseroan memperoleh manfaat dari kenaikan harga realisasi rata-rata nikel matte menjadi 14.765 dolar AS per ton, meningkat 4 persen QoQ, yang turut mendorong pendapatan mencapai 290 juta dolar AS atau naik 15 persen dibandingkan kuartal sebelumnya..

Dari sisi biaya, biaya tunai pokok penjualan nikel matte tetap kompetitif di level 10.005 dolar AS per ton pada kuartal II, membaik dibandingkan 10.382 dolar AS per ton pada kuartal sebelumnya.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+