Kabupaten Banyumas, Jawa Tenga (ANTARA) - Juru Bicara Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Edi Santoso mengatakan sejumlah ruang pimpinan di lantai tiga gedung rektorat disegel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat siang berdasarkan informasi pegawai kampus.
"Saya sendiri belum ke sana, tetapi informasi dari pegawai memang ruangan disegel," katanya kepada wartawan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat.
Ia mengatakan informasi pegawai menyebutkan penyegelan tersebut dilakukan terhadap ruang rektor dan seluruh ruang wakil rektor.
"Tetapi saya belum melakukan pengecekan sampai ke atas," katanya.
Terkait keberadaan Wakil Rektor (WR) I Bidang Akademik Prof Noor Farid, dia memastikan pejabat tersebut masih berada di lingkungan Unsoed meskipun sempat menjalani pemeriksaan KPK di Markas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas pada Kamis (20/8) siang hingga malam hari.
Ia bahkan mengaku baru bertemu dan berbincang dengan yang bersangkutan.
"Barusan saya ketemu beliau, baik-baik saja, masih bisa guyon dengan kita, jadi beliau masih di sini. Tidak ikut ke Jakarta," ujarnya.
Menurut dia, keberadaan sejumlah pejabat Unsoed di Jakarta tersebut berkaitan dengan tugas kedinasan yang telah dijadwalkan sebelumnya, sedangkan informasi mengenai pihak-pihak yang diperiksa KPK masih belum dapat dipastikan oleh pihak kampus.
Ia menegaskan Unsoed belum memperoleh informasi resmi mengenai perkara yang sedang ditangani KPK, termasuk pihak-pihak yang terkait dan status hukum masing-masing.
"Pada prinsipnya, Unsoed menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Tetapi tentang ini menyangkut kasus apa, kemudian pihak-pihak atau orang-orang terkait status hukumnya seperti apa, kita belum mendapatkan informasi karena dari KPK sendiri belum memberikan pernyataan resmi," katanya.
Pihaknya tidak ingin berspekulasi mengenai proses tersebut dan akan memberikan pernyataan setelah informasi resmi dari KPK tersedia.
"Jadi kita tidak tahu-menahu, tetapi apa pun itu, dengan proses yang sudah berjalan, kita tentu akan menghormati semua proses hukum yang sedang berjalan," kata Edi.
Sebelumnya, KPK mengonfirmasi melakukan OTT terhadap jajaran Rektorat Unsoed, di antaranya Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodiq, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsoed Prof. Norman Arie Prayogo, dan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unsoed Prof. Kuat Puji Prayitno.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Unsoed sebut KPK segel ruang pimpinan di gedung rektorat
Pewarta: Sumarwoto
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.