Tiga calon hasil penyaringan yakni Dr Iwan Aflanie, Prof Ahmad dan Dr Rusmansyah,"
Banjarmasin (ANTARA) - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menetapkan tiga calon rektor ULM periode 2026–2030 untuk maju pemilihan melalui pemungutan suara oleh Senat bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
"Tiga calon hasil penyaringan yakni Dr Iwan Aflanie, Prof Ahmad dan Dr Rusmansyah," kata Ketua Panitia Pemilihan Prof Ifrani di Banjarmasin, Rabu.
Terpilihnya tiga calon itu setelah anggota Senat ULM hari ini melakukan voting secara tertutup.
Ada empat kandidat bakal calon yang mengikuti tahap penyaringan dan diberi kesempatan menyampaikan visi, misi dan program kerja.
Hasil pemungutan suara yang dihadiri 62 anggota Senat ULM, kandidat nomor urut 1 Prof Muthia Elma memperoleh 1 suara, nomor urut 2 Dr Iwan Aflanie memperoleh 20 suara, nomor urut 3 Prof Ahmad 40 suara dan nomor urut 4 Dr Rusmansyah 1 suara.
Setelah Prof Muthia Elma dan Dr Rusmansyah memperoleh suara sama, maka Senat memutuskan dilakukan pemilihan putaran kedua untuk mereka berdua.
Hasilnya, Muthia Elma memperoleh 18 suara, sedangkan Rusmansyah 36 suara dan 1 suara tidak sah dari total 55 anggota Senat memberikan hak suara.
Dengan hasil ini, Rusmansyah berhak maju ke tahap berikutnya bersaing dengan Dr Iwan Aflanie dan Prof Ahmad.
Setelah tiga calon ini tersaring, selanjutnya panitia melaporkan hasilnya kepada Kemdiktisaintek.
Ifrani mengungkapkan akan ada sesi wawancara langsung dari menteri bersama tiga kandidat.
Kemudian pihaknya menjadwalkan pemilihan calon rektor oleh Senat bersama menteri pada 26 Agustus 2026 mendatang.
Prof Rusma Noortyani selaku Sekretaris Panitia Pemilihan menambahkan, dalam aturannya anggota Senat ULM yang berjumlah 65 orang sebagai pemilik hak suara dengan komposisi 65 persen plus suara dari menteri 35 persen yang nantinya diperebutkan tiga calon rektor.
Diketahui Prof Ahmad sebagai Rektor ULM saat ini menjabat periode 2022 hingga 2026 akan berakhir masa jabatannya pada Oktober mendatang.
Pewarta: Firman
Editor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.