Depok (ANTARA) - Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) resmi membuka tahun ajaran 2026/2027 dengan menerima 228 mahasiswa baru, yang berasal dari 18 negara.
Rektor UIII, Prof. Jamhari di Depok, Rabu menekankan bahwa keberagaman yang dimiliki UIII menjadi kekuatan utama institusi ini.
Diantara 18 negara yaitu Indonesia, India, Nigeria, Filipina, Myanmar, Pakistan, Aland Islan, dan lainnya.
Dari jumlah tersebut, 192 orang tercatat sebagai mahasiswa program magister (S2) dan 36 orang program doktor (S3).
Angka ini merupakan hasil seleksi dari proses admission yang diikuti pendaftar dari 58 negara, mulai dari Arab Saudi, Nigeria, Mesir, Irak, Yaman, India, hingga sejauh Amerika Serikat dan Kepulauan Åland.
“Keberagaman ini baik bangsa, disiplin ilmu, maupun perspektif adalah kekuatan terbesar kami. Inilah yang menjadikan UIII lebih dari sekedar universitas dan merupakan gambaran tentang bagaimana Pendidikan seharusnya hadir di dunia yang saling terhubung," ujar Rektor UIII.
Rektor UIII juga mengajak mahasiswa baru untuk menghayati nilai-nilai UIII. “Rangkullah nilai-nilai moderasi, perdamaian, dan iklusivitas. Hadapi tantangan global, dan bangun jembatan antarbudaya," katanya.
Para mahasiswa baru di tahun ajaran ini akan tergabung dalam enam fakultas, yaitu Fakultas Studi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas Pendidikan, Fakultas Sains dan Teknologi, dan Fakultas Hukum.
Fakultas Hukum sendiri merupakan fakultas baru pada tahun ajaran baru kali ini, hal ini menandai perluasan cakupan keilmuan yang ditawarkan UIII.
Kehadiran mahasiswa dari 18 negara serta pembukaan Fakultas Hukum menjadi bukti nyata bahwa UIII terus berkembang dan memperluas perannya sebagai pusat Pendidikan Islam yang terbuka bagi dunia.
Dengan dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, UIII berharap para mahasiswa baru dapat menjadikan masa studi mereka sebagai ruang belajar sekaligus ruang berdialog lintas bangsa dan budaya.
Sejalan dengan visi UIII sebagai universitas yang mengedepankan moderasi, perdamaian, dan iklusivitas di tengah keberagaman global.
Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.