Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:24 WIB
VIVA – Generasi Alfa dan Beta akan tumbuh di tengah perubahan teknologi yang berlangsung begitu cepat. Kehadiran kecerdasan buatan (AI) membuat anak-anak memiliki akses semakin luas terhadap informasi dan berbagai pengalaman belajar sejak usia dini.
Baca Juga
Kondisi tersebut membuat kemampuan anak untuk belajar, beradaptasi, dan memahami hal-hal baru menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang. Namun, kemampuan tersebut tidak hanya berkaitan dengan seberapa banyak informasi yang diterima anak, melainkan juga bagaimana otak membangun koneksi untuk memproses berbagai informasi tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Salah satu proses yang berperan dalam perkembangan otak adalah mielinasi. Proses ini merupakan pembentukan lapisan mielin yang menyelimuti serabut saraf dan membantu penghantaran sinyal di otak berlangsung lebih cepat dan efisien.
Baca Juga
Dokter spesialis neurologi anak, dr. Herbowo A.F. Soetomenggolo, Sp.A, Subsp.Neuro(K), menjelaskan bahwa proses tersebut berlangsung sangat penting terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan anak.
“Pada 1.000 hari pertama kehidupan anak, otaknya terus membangun dan menyempurnakan koneksi antar sel saraf. Proses penting yang mendukungnya adalah mielinasi, yaitu pembentukan lapisan mielin yang menyelimuti serabut saraf sehingga membantu sinyal atau informasi di otak dihantarkan dengan lebih cepat dan efisien (Faster Connection). Proses ini berperan besar dalam menunjang kemampuan si Kecil untuk belajar, memproses informasi baru, dan mengembangkan berbagai kemampuan kognitifnya," ujar dr Herbowo dalam keterangannya, dikutip Kamis 1 Oktober 2026.
Baca Juga
"Karena itu, Mams perlu memberikan dukungan optimal melalui pemberian gizi yang tepat, termasuk berbagai komponen penting yang mampu mendorong perkembangan struktur dan fungsi otak seperti Sphingomyelin, Fosfolipid, Alfa-laktalbumin, AA, DHA, serta Omega 3 dan 6. Dukungan ini juga perlu dilengkapi dengan stimulasi melalui beragam pengalaman belajar atau Multi Learning yang membantu memperkuat koneksi otak si Kecil," sambungnya.
Stimulasi Jadi Bagian Penting dalam Proses Belajar Anak
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Perkembangan otak anak tidak berlangsung hanya melalui asupan nutrisi. Lingkungan dan pengalaman yang diberikan kepada anak juga menjadi bagian dari proses belajar yang dapat membantu mereka mengenali berbagai hal baru.
Stimulasi dapat dilakukan melalui aktivitas sederhana yang sesuai dengan usia anak. Misalnya, mengajak anak bermain, membaca buku bersama, mengenalkan benda-benda di sekitar, mengajaknya berbicara, hingga memberikan kesempatan untuk mencoba aktivitas baru.
Halaman Selanjutnya
Beragam pengalaman tersebut dapat menjadi ruang bagi anak untuk belajar sekaligus mengembangkan kemampuan kognitif dan sosialnya.