Toyota arahkan TEY-14 hasilkan aksi nyata dukung dekarbonisasi RI - ANTARA News Gorontalo

August 2026 · 4 minute read

Bogor, Jawa Barat (ANTARA) - Toyota Indonesia mengarahkan penyelenggaraan Toyota Eco Youth (TEY) ke-14 tidak lagi sekadar menjadi kompetisi inovasi lingkungan, tetapi juga menghasilkan implementasi proyek dekarbonisasi oleh pelajar yang berdampak nyata dan berkelanjutan.

Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) I Nyoman Winaya mengatakan pendampingan menjadi fokus utama penyelenggaraan TEY ke-14 agar setiap gagasan peserta dapat diwujudkan menjadi solusi yang bermanfaat bagi lingkungan.

"Kalau dulu kita lebih banyak kompetisinya, dari sekolah-sekolah memberikan ide-ide yang baik kemudian implementasinya. Sekarang lebih ke arah bagaimana kontribusi yang lebih lagi, sehingga menjadi nyata dan konkret," kata Winaya saat Kick Off Toyota Eco Youth ke-14 di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis.

TEY ke-14 mengusung tema "Decarbonization, Lead The Change, Together for Earth" dengan slogan EcoPioneer.

Program tersebut diikuti pelajar SMA, madrasah aliyah (MA), SMK, dan sederajat dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Winaya, peserta tidak hanya didorong menghasilkan gagasan, tetapi juga dibina agar mampu mengembangkan dan menerapkan proyek lingkungan yang memberi manfaat nyata di masyarakat.

"Kami juga melakukan pendampingan, bukan hanya sekadar meminta idenya, tetapi mendampingi bagaimana mereka menerapkan ide-ide kreatif tersebut," ujarnya.

Rangkaian TEY ke-14 meliputi sosialisasi di berbagai kota, pengumpulan dan seleksi proposal, pemilihan 25 proposal terbaik, pengembangan dan implementasi proyek, sesi pengayaan (enrichment), pendampingan, kunjungan lapangan (genba), presentasi akhir, penjurian, hingga penganugerahan.

Winaya mengatakan tema EcoPioneer mencerminkan semangat generasi muda untuk menjadi pelopor perubahan melalui aksi nyata dan kolaborasi dalam menyelesaikan persoalan lingkungan.

"Filosofinya yang pertama adalah melakukan perubahan. Yang kedua adalah kolaborasi, bagaimana kita melibatkan banyak orang, salah satunya anak-anak muda dan para pelajar," ucapnya.

Pelajar mengamati teknologi kendaraan Toyota pada pameran edukasi yang digelar bersamaan dengan peluncuran Toyota Eco Youth (TEY) ke-14 di Valley Market, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/8/2026). ANTARA/Aria Ananda

Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2005, TEY telah melibatkan 2.033 sekolah dari 34 provinsi, menghasilkan 9.972 proposal inovasi lingkungan, mengimplementasikan 232 proyek lingkungan, serta membangun 32 Eco Gallery sebagai sarana pembelajaran lingkungan di sekolah peserta.

Berbagai proyek yang dihasilkan mengangkat persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti pengelolaan sampah, pemanfaatan energi, konservasi air, hingga pengurangan emisi.

Salah satu inovasi yang lahir dari TEY adalah Bioghum, biobriket berbahan limbah sorgum karya pelajar SMA Negeri Bali Mandara yang menjadi Juara I TEY ke-12. Inovasi tersebut menjadi contoh pemanfaatan potensi lokal untuk menghasilkan solusi lingkungan yang berkelanjutan.

Winaya mengatakan Toyota terus melibatkan para alumni dan pemenang TEY untuk berbagi pengalaman sekaligus mengkaji peluang penerapan inovasi mereka secara lebih luas.

"Pemenang-pemenang tersebut kami dampingi dan terus dilibatkan. Kalau memang bisa diimplementasikan di tempat kami, tentu akan kami pelajari lebih lanjut," ungkap dia.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup Kementerian Lingkungan Hidup Lulu Agustina mengatakan keterlibatan generasi muda dalam upaya dekarbonisasi dapat dimulai dengan mengenali persoalan lingkungan di sekitar mereka, kemudian mencari solusi yang dapat diterapkan secara bertahap.

"Jangan pernah ragu untuk memulai dari yang kecil. Kalau dilakukan di banyak tempat, dampaknya akan menjadi luas," kata Lulu.

Toyota Eco Youth merupakan program tanggung jawab sosial PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia dan PT Toyota-Astra Motor yang diselenggarakan sejak 2005 untuk mendorong inovasi lingkungan di kalangan pelajar sekaligus memperkuat partisipasi generasi muda dalam mendukung upaya dekarbonisasi.

Upaya tersebut sejalan dengan target pemerintah dalam Enhanced Nationally Determined Contribution yang menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 31,89 persen dengan kemampuan sendiri dan hingga 43,20 persen dengan dukungan internasional pada 2030.

Pemerintah juga terus memperkuat pendidikan lingkungan hidup melalui program Adiwiyata.

Memasuki usia 20 tahun pada 2026, program tersebut telah menjangkau lebih dari 34 ribu sekolah di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang mendukung pembangunan rendah karbon.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Toyota arahkan TEY-14 hasilkan aksi nyata dukung dekarbonisasi RI

Pewarta: Aria Ananda
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.