Menko IPK minta konsolidasi BUMN bisa dukung kawasan industri

August 2026 · 2 minute read

Menko IPK minta konsolidasi BUMN bisa dukung kawasan industri

Kamis, 6 Agustus 2026 13:41 WIB

Image Print

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjawab pertanyaan wartawan dalam wawancara cegat di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (6/8/2026). (ANTARA/Imamatul Silfia)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta agar konsolidasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bisa mendukung pengelolaan kawasan industri.

“Saya juga tadi bertanya secara khusus bagaimana konsolidasi BUMN terkait dengan pengelolaan kawasan industri, khususnya kawasan-kawasan industri strategis di Indonesia kan cukup banyak,” kata AHY seusai ikut Rapat Dewan Pengawas Danantara Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis.

Menurutnya, upaya itu masih selaras dengan agenda transformasi BUMN untuk makin efisien dan tepat sasaran. Terlebih, langkah tersebut juga diyakini mampu menghasilkan sebuah harapan baru yang bisa mendorong kawasan industri tetap hidup, berdaya saing, dan kompetitif.

“Kalau kita ingin punya daya tarik dibandingkan misalnya dengan negara-negara tetangga kita, bisa dikatakan Vietnam yang begitu agresif sekarang, Thailand, dan lainnya, maka kawasan industri kita juga harus memiliki kesiapan secara infrastruktur, kemudian bisa lebih kompetitif. Ini juga yang menjadi salah satu prioritas dari negara agar ini bisa semakin baik dikelola ke depannya,” tutur dia.

Badan Pengaturan (BP) BUMN bersama Danantara terus mematangkan arah transformasi BUMN melalui penyusunan peta strategi lima tahun sebagai pedoman dalam membangun perusahaan negara yang lebih sehat, kompetitif, dan berorientasi pada penciptaan nilai.

Peta strategi lima tahun tersebut disusun secara bertahap, dimulai dengan konsolidasi dan restrukturisasi, dilanjutkan dengan penguatan people development dan corporate culture, percepatan inovasi serta pemanfaatan teknologi, penciptaan nilai (value creation) melalui aksi korporasi dan kemitraan strategis, hingga pencapaian target kinerja global.

Melalui tahapan tersebut, BP BUMN bersama Danantara menargetkan lahirnya BUMN Indonesia yang semakin tangguh, berdaya saing tinggi, dan mampu bersaing di tingkat dunia, termasuk masuk dalam jajaran Fortune 500.

Pewarta : Imamatul Silfia
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026