Pada November 2025, sebuah bangunan unik di SCBD ditemukan dan menjadi titik awal transformasi. Awalnya hanya direncanakan sebagai rumah baru Taproom, visi tersebut berkembang menjadi satu rumah yang menaungi tiga dunia berbeda yang saling melengkapi.
Baca Juga: Lanchlan Gibson Klaim Dapat Tindakan Arogan Oknum Polantas di SCBD, Polda Metro Minta Maaf
Terinspirasi dari film The Grand Budapest Hotel karya Wes Anderson, The Grand South House memaknai hospitality sebagai sebuah seni. Filosofi namanya menggambarkan identitasnya: “Grand” untuk spirit detail dan pelayanan, “South” sebagai akar di South Jakarta, dan “House” sebagai satu rumah dengan banyak karakter.
Di dalamnya terdapat tiga brand: The Lobby sebagai ruang yang tenang dan intimate untuk berbicara, Taproom 22 yang membawa akar Stark Taproom melalui sports, comfort food, dan local craft beer, serta ARC sebagai listening & dialogue room yang fokus pada musik, interaksi, dan kualitas suara.
Seluruh area menggunakan Funktion-One sound system dan bangunan pastel pink yang ikonik di tengah SCBD. The Grand South House pada dasarnya adalah destinasi sosial multi-experience di SCBD yang menggabungkan music, sports, lifestyle, dan community dalam satu ekosistem yang terdiri dari The Lobby, Taproom 22, dan ARC.
CEO The Grand South House, Ang, menjelaskan bahwa diferensiasi bukan hanya soal visual. “Setiap ruangan harus punya alasan untuk ada. Kami ingin The Grand South House dikenal sebagai warna baru di industri F&B dan lifestyle Jakarta dengan identitas yang kuat dan experience yang konsisten,” ujar Ang.
Menu andalan tetap mengusung nostalgia, seperti Taproom Platter untuk sharing saat nobar, hingga menu baru seperti Nasi Goreng Combrang, Crispy Mala Chicken, dan dessert signature Mendl’s Choux yang terinspirasi langsung dari film tersebut. Untuk minuman, local craft beer dengan penyajian growler, cocktail Lobby Boy dan Full Tank 1L, serta mocktail Berry Punch menjadi favorit.
Dari sisi market, The Grand South House menyasar ekosistem SCBD yang luas, mulai dari pekerja kantoran, komunitas sports enthusiasts, music heads, hingga young families dengan fasilitas kids-friendly.
Maya, Marketing The Grand South House menambahkan bahwa manajemen ingin tempat ini relevan untuk banyak kebutuhan, dari lunch dan meeting, after office, nobar bersama komunitas, sampai weekend bersama keluarga. Saat ini The Grand South House masih dalam fase pre-opening dengan fokus membangun fondasi tim, kultur kerja, dan sistem yang solid untuk memberikan experience terbaik.