Sulteng alokasikan Rp21,56 miliar dukung praktik kerja industri SMK
Minggu, 13 September 2026 18:27 WIB
Pelajar SMA dan sederajat se-kabupaten/kota di Sulawesi Tengah mengikuti seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi dan nasional tahun 2025 di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (5/5/2025). ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulteng
Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengalokasikan anggaran sekitar Rp21,56 miliar pada 2026 untuk mendukung pembiayaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dan Praktik Kerja Industri (Prakerin) bagi siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) di daerah ini.
“Untuk siswa SMK melalui pembiayaan UKK dan Prakerin, anggarannya pada 2025 mencapai sekitar Rp39,95 miliar dan pada 2026 sebesar Rp21,56 miliar,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sulteng Firmanzah di Palu, Minggu.
Ia mengatakan pembiayaan UKK dan Prakerin menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat pendidikan vokasi, khususnya membantu siswa memperoleh kompetensi dan pengalaman yang dibutuhkan di dunia kerja.
Dukungan pendidikan tersebut tidak hanya diberikan kepada siswa SMK, tetapi juga menyasar siswa dari keluarga ekonomi lemah yang masuk desil 1 hingga 5.
Untuk bantuan biaya SPP, pemerintah daerah mengalokasikan sekitar Rp1,09 miliar pada 2025 dan meningkat menjadi Rp1,75 miliar pada 2026.
Beasiswa Cerdas Istimewa dan Bakat Istimewa dialokasikan Rp4,34 miliar pada 2025 dan meningkat menjadi Rp4,52 miliar pada 2026.
Pada jenjang pendidikan tinggi, Pemprov Sulteng menyediakan beasiswa bagi 100 orang untuk jenjang S2, 20 orang S3, dan 10 orang dokter spesialis. Pemerintah daerah juga memberikan bantuan penyelesaian studi bagi 300 orang.
Menurut dia, dukungan pendidikan juga mencakup guru, aparatur sipil negara (ASN), dan pendidik profesi dengan anggaran meningkat dari sekitar Rp1,85 miliar pada 2025 menjadi Rp5,23 miliar pada 2026.
"Pemerintah provinsi juga mendukung penyediaan sarana dan prasarana melalui perbaikan dan peningkatan fasilitas pendidikan berbasis digital bagi SMA dan SMK dengan alokasi sekitar Rp480 juta pada 2025 dan Rp430 juta pada 2026," ujarnya.
Pemprov Sulteng juga memberikan bantuan seragam sekolah bagi siswa SMA, SMK, dan sederajat yang masuk desil 1 sampai 5 dengan anggaran sekitar Rp5,09 miliar pada 2025 dan Rp1,785 miliar pada 2026.
Selain itu, menyiapkan anggaran sekitar Rp260,406 miliar untuk program beasiswa Berani Cerdas bagi mahasiswa.
Secara keseluruhan, anggaran untuk mendukung pelaksanaan program Berani Cerdas meningkat dari sekitar Rp178,837 miliar pada 2025 menjadi Rp355,261 miliar pada 2026 atau setara 7,28 persen dari total APBD Sulteng Rp4,7 triliun.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026