Shin Tae-yong Bikin Pemain Persija Menderita di Thailand, Latihan Fisik 2 Kali Sehari

August 2026 · 2 minute read

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:46 WIB

VIVA – Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, langsung tancap gas dalam pemusatan latihan tim di Hua Hin, Thailand. Shin Tae Yong menerapkan program latihan fisik dua kali sehari untuk mempersiapkan skuad Macan Kemayoran menghadapi kompetisi musim baru.

Baca Juga

Persija Jakarta bertolak ke Thailand pada Senin 10 Agustus 2026. Sebanyak 22 pemain ikut dalam rombongan gelombang pertama, sementara pemain lainnya dijadwalkan menyusul pada Jumat 14 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah pemain yang baru menyelesaikan tugas bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 termasuk dalam rombongan susulan. Mereka adalah Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, dan Rayhan Hannan.

Baca Juga

Sementara itu, dua pemain Persija masih belum bergabung dengan tim di Thailand. Kwon Chang Hoon tengah menjalani pemulihan cedera betis di Korea Selatan, sedangkan Mauro Zijlstra masih menjalani pemulihan cedera hamstring di Belanda.

Shin menjadikan pemusatan latihan di Thailand sebagai momentum untuk membangun kembali fondasi fisik sekaligus memperkuat taktik Persija.

Baca Juga

"Pemusatan latihan ini kami fokus membangun kondisi fisik dasar dan taktik dasar tim. Kemarin, dengan adanya Piala Presiden, kami tidak memiliki waktu yang cukup untuk berlatih taktik," kata Shin.

Pelatih asal Korea Selatan itu memastikan para pemain akan menjalani latihan dua kali dalam sehari.

"Sekarang kami di Thailand dan akan menjalani latihan dua kali sehari. Pada pagi hari kami fokus latihan penguatan, sedangkan sore hari kami fokus latihan taktik tim," ujarnya.

Menariknya, Shin tidak memberikan menu latihan fisik yang sama kepada seluruh pemain Persija. Mantan pelatih Timnas Indonesia itu lebih dulu melakukan pengukuran kondisi fisik setiap pemain untuk menentukan program yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

"Kami melakukan pengukuran kondisi fisik pemain, termasuk pengukuran kekuatan, massa otot, dan kadar lemak tubuh. Jadi, kami sudah mengetahui materi latihan yang harus diberikan," jelas Shin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Program latihan akan dibuat berbeda untuk setiap pemain sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya. Dengan begitu, kami berharap bisa memaksimalkan kondisi fisik setiap pemain," sambungnya.

Metode tersebut bukan sesuatu yang baru bagi Shin Tae Yong. Ia juga pernah menerapkan program serupa ketika menangani Timnas Indonesia.

Halaman Selanjutnya

Bahkan, dalam situasi tertentu, para pemain Timnas Indonesia pernah menjalani latihan hingga tiga kali dalam sehari.