Satgas Temanggung menyambut baik pertemuan pemilik SPPG guna evaluasi MBG

September 2026 · 2 minute read

Satgas Temanggung menyambut baik pertemuan pemilik SPPG guna evaluasi MBG

Minggu, 13 September 2026 06:07 WIB

Image Print

Relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Danupayan berpakaian seni Warokan saat mendistribusikan makan bergizi gratis (MBG) ke SD Negeri Pandemulyo di Bulu, Temanggung, Jawa Tengah, Senin (19/1/2026). ANTARA FOTO/Anis Efizudin/wsj.

Temanggung (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah menyambut baik pertemuan para pemilik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah itu sebagai langkah evaluasi dan perbaikan terhadap pelaksanaan program tersebut.

"Selaku satgas, kami menyambut baik pertemuan ini. Ini adalah langkah kebijakan untuk melakukan perbaikan terhadap apa yang sudah dilaksanakan. Hal-hal yang masih harus diperhatikan dan diperbaiki, tentunya harus kita lakukan bersama. Intinya, menuju yang lebih baik," kata Ketua Satgas Pengawasan Program MBG Kabupaten Temanggung Tri Winarno di Temanggung, Sabtu.

Ia menilai pertemuan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya bersama untuk memperbaiki berbagai hal dalam program MBG yang masih perlu mendapat perhatian.

Pertemuan tersebut, katanya, kebijakan yang positif untuk memastikan proses perbaikan terus dilakukan dan diarahkan menuju kondisi yang lebih baik.

Satgas, katanya, dalam menjalankan tugas tetap berpedoman pada kewenangan, dengan salah satu fokus memberikan pengingat dan mendorong agar berbagai kejadian menonjol maupun kejadian luar biasa tidak kembali terjadi di Temanggung.

"Selaku satgas, kami hanya bertindak sesuai dengan kewenangan kami. Kami hanya mengingatkan supaya kejadian menonjol maupun kejadian luar biasa tidak terjadi lagi di Temanggung," kata Tri Winarno yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Temanggung itu.

Ia menegaskan upaya menjaga perbaikan pelaksanaan MBG menjadi tanggung jawab bersama.

Terlebih, katanya, pihak-pihak terkait telah menyampaikan komitmen untuk terus melakukan pembenahan dan menjaga kondisi agar tetap baik.

"Konsekuensinya mereka sendiri yang akan menanggung akibatnya apabila kejadian tersebut kembali terjadi. Karena itu, kami berharap komitmen untuk selalu menjaga perbaikan ini benar-benar dilaksanakan," katanya.

Dengan adanya evaluasi dan komitmen perbaikan dari pihak-pihak terkait, ia berharap, berbagai persoalan yang berpotensi menimbulkan kejadian menonjol dalam program MBG dapat dicegah sejak dini sehingga kondisi di Temanggung ke depan tempat kondusif.

Baca juga: Angka kemiskinan Temanggung turun

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.