Satgas padamkan karhutla di Sungai Rotan Muara Enim dari jalur udara

August 2026 · 2 minute read

Satgas padamkan karhutla di Sungai Rotan Muara Enim dari jalur udara

Jumat, 21 Agustus 2026 20:54 WIB

Image Print

Tim satgas gabungan memadamkan karhutla di Desa Suka Maju, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, Jumat (21/8/2026). ANTARA/HO/BPBD Muara Enim

Muara Enim (ANTARA) - Tim Satgas Karhutla memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Suka Maju, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan dari jalur udara menggunakan helikopter water bombing agar api segera padam.

Kepala Pelaksana BPBD Muara Enim, Abdurrozieq Putra saat dihubungi dari Palembang, Jumat mengatakan karhutla di Desa Suka Maju terjadi sejak Rabu (19/8) sekitar pukul 23.30 WIB yang hingga saat ini masih berasap.

Dia mengatakan, area yang terbakar merupakan lahan milik masyarakat seluas mencapai 20 hektare (Ha) yang belum diketahui penyebabnya.

"Pemadaman hari pertama pada Kamis (20/8) tercatat baru 0,5 Ha yang berhasil dipadamkan," kata Abdurrozieq.

Pemadaman dilanjutkan Jumat (21/8) dengan melibatkan tim gabungan dari BPBD Posko Sungai Rotan dan Posko Gelumbang, TNI, Polri, Manggala Agni, perangkat desa dan dibantu masyarakat setempat agar api segera bisa dipadamkan.

Bahkan, pihaknya meminta bantuan satu unit helikopter water bombing dari BPBD Sumsel untuk pemadaman dari jalur udara.

Untuk pemadaman dari jalur darat, lanjut Abdurrozieq, tim gabungan membawa peralatan meliputi lima unit kendaraan roda dua yang sudah dimodifikasi, satu unit mobil suplai air, satu unit mobil pemadam kebakaran, tiga set mesin jinjing, 11 roll selang machino dan 10 buah pompa gendong.

Dengan kekuatan maksimal tersebut, ia optimistis pemadaman dapat dilakukan secara maksimal untuk memastikan titik api benar-benar padam total.

"Mudah-mudahan dengan bantuan ini, pemadaman dapat dilakukan dengan tuntas untuk memastikan tidak ada lagi titik api di Sungai Rotan," ujarnya.

Pewarta: Edo Purmana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026