Sarwendah Kasih Bukti Chat, Bantah Larang Anak Rayakan Ultah Ruben Onsu

August 2026 ยท 2 minute read

Jakarta -

Pihak Sarwendah angkat bicara dan memberikan klarifikasi terkait tudingan yang menyebut dirinya membatasi akses pertemuan Ruben Onsu dengan anak-anaknya, terutama pada momen ulang tahun ke-43 Ruben Onsu.

Melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, Sarwendah membantah tudingan tersebut dengan menunjukkan sejumlah bukti percakapan WhatsApp. Chris Sam Siwu menegaskan kliennya tidak pernah memiliki niat untuk melarang pertemuan antara ayah dan anak, bahkan telah melakukan persiapan untuk memfasilitasi hal tersebut.

"Klien kami dalam acara ulang tahun itu tidak pernah melarang. Bahkan kami bisa sampaikan chatting-nya ya," kata Chris Sam Siwu saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (19/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam bukti percakapan yang ditunjukkan kepada wartawan, terlihat pesan yang dikirimkan Sarwendah kepada Ruben Onsu. Pesan itu menyatakan ia sudah menyiapkan segala keperluan anak-anak sebelum berangkat menemui Ruben Onsu.

'"Untuk acara besok sudah aku siapkan bekal dan baju ganti anak-anak'. Satu hal lagi ya, 'Penting buat sama-sama menjaga kesehatan anak-anak, jadi tenang dan nyaman melepas anak-anak'. Artinya sudah diizinkan anak-anak," ujar Chris Sam Siwu membacakan salah satu potongan pesan dari Sarwendah.

Tidak hanya soal persiapan barang bawaan, Sarwendah juga terlihat menanyakan detail lokasi dan waktu acara dalam percakapan tersebut.

"'Dari tadi saya juga nanya lokasi dan jamnya supaya bisa diatur semua'," lanjut Chris Sam Siwu membacakan isi chat Sarwendah.

Meskipun begitu, fakta di lapangan menunjukkan anak-anak tetap tidak hadir pada momen ulang tahun tersebut. Chris Sam Siwu menjelaskan meskipun izin sudah diberikan, tetap ada poin-poin mengenai kewajiban perlindungan anak yang harus disepakati oleh kedua belah pihak.

Pihak Sarwendah menegaskan standar yang mereka terapkan mengenai kesehatan dan keselamatan anak berlaku bagi kedua belah pihak tanpa ada maksud menyudutkan salah satu pihak.

"Kami jelaskan sekali lagi, kami dengan tegas tidak pernah ada kata tidak mau mempertemukan. Kan tadi chattingannya sudah kita sampaikan ya. Tetapi ya, tetapi dengan situasi yang ada, komunikasi yang ada, ada yang perlu dilakukan oleh kedua belah pihak," pungkas Chris Sam Siwu.

(ahs/pus)