Rp1 Miliar Menggoda Termul, Ijazah Gibran Jadi Taruhan

August 2026 ยท 2 minute read

Rabu, 19 Agustus 2026, 18:10 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Pegiat media sosial Bachrum Achmadi mengiming-imingi kelompok pendukung Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Ternak Mulyono (Termul), hadiah sebesar Rp1 miliar untuk menunjukkan ijazah SMA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Bachrum, hadiah sayembara dari pakar hukum tata negara Denny Indrayana tersebut sangat besar. Ia bahkan menyindir bahwa bayaran dari keluarga Jokowi tidak lebih tinggi.

"Termuls ga tertarik apa nunjukin ijazah SMA Gibran, hadiah 1 M kan sangat besar. Apa bayaran Termuls jauh lbh besar dari keluarga Solo!" tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Rabu (19/8).

Sebelumnya, Denny kembali menaikkan hadiah sayembara untuk menunjukkan ijazah SMA Gibran. Nilainya kini mencapai lebih dari Rp1 miliar, setelah sebelumnya naik dari Rp100 juta hingga Rp350 juta. Kenaikan signifikan terjadi karena adanya sumbangan berupa wakaf tanah.

"Per pagi ini, Rabu 19 Agustus 2026, hadiah Sayembara untuk menunjukkan Ijazah SMA/sederajat Gibran sudah menjadi Rp 1.051.050.000,- naik signifikan karena ada yang mewakafkan tanahnya dengan nilai Rp 700 juta, dan sudah saya verifikasi," tulisnya di akun X pribadinya.

Baca Juga: Ketika Hukum Jadi Benteng Perlindungan, Begini Cara Sanksi Gibran

Sebagai informasi, Gibran diketahui menempuh pendidikan setingkat SMA di luar negeri, tepatnya di Orchid Park Secondary School, Singapura, hingga menyelesaikan ujian O-Level, yang dalam sistem pendidikan setempat merupakan akhir dari jenjang sekolah menengah.

Keabsahan ijazah SMA Gibran kini menjadi sorotan publik. Sejumlah pihak menilai syarat pencalonan wakil presiden adalah minimal lulusan SMA atau sederajat sesuai aturan di Indonesia. Karena itu, proses penyetaraan dokumen pendidikan luar negeri milik Gibran digugat ke ranah hukum, baik di PTUN maupun Pengadilan Negeri.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya