Liputan6.com, Jakarta - Manchester United membatalkan rencana merekrut gelandang Atalanta, Ederson, pada bursa transfer musim panas 2026. Padahal, kedua klub bersama sang pemain disebut telah mencapai kesepakatan transfer senilai 45 juta euro.
Kesepakatan yang telah berjalan lebih dari sebulan itu akhirnya kandas setelah Ederson tidak lolos tes medis tahap kedua di Manchester. Hasil pemeriksaan tersebut membuat Setan Merah memilih menghentikan proses transfer sebelum resmi diumumkan.
Keputusan itu memunculkan pertanyaan karena Ederson sebenarnya tampil sangat konsisten bersama Atalanta sepanjang musim lalu. Gelandang asal Brasil tersebut menjadi salah satu pemain dengan menit bermain terbanyak di bawah asuhan Raffaele Palladino.
Laporan dari media Italia mengungkap bahwa penyebab utama kegagalan transfer bukan berkaitan dengan performa sang pemain. Manchester United justru menaruh perhatian besar terhadap kondisi lutut kanan Ederson yang dinilai berpotensi menjadi risiko jangka panjang.
Cedera Lutut Jadi Alarm bagi Manchester United
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4820156/original/098489400_1714694377-Marseille_Vs_Atalanta_di_Semifinal_Liga_Europa-AP__1_.jpg)
Perbesar
Menurut laporan Gazzetta dello Sport, Manchester United meragukan kondisi lutut kanan Ederson setelah melakukan pemeriksaan medis lanjutan. Klub menilai kondisi tersebut belum memenuhi standar fisik yang dibutuhkan untuk bersaing di Premier League.
Kekhawatiran itu berkaitan dengan riwayat cedera yang dialami Ederson pada Agustus tahun lalu. Saat itu, gelandang berusia 27 tahun tersebut menjalani operasi artroskopi untuk menangani cedera meniskus pada lutut kanannya.
Meski demikian, Ederson mampu kembali bermain secara reguler bersama Atalanta. Sepanjang musim lalu ia mencatatkan 3.169 menit bermain di semua kompetisi, tampil dalam 30 laga Serie A dan sembilan pertandingan Liga Champions.
Catatan tersebut membuat Atalanta tetap yakin kondisi Ederson sepenuhnya bugar. Penilaian klub asal Bergamo itu berbeda dengan hasil evaluasi medis Manchester United yang akhirnya memilih membatalkan transfer.
Atalanta Masih Yakin, Manchester United Beralih ke Target Lain
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4909573/original/090539400_1722834650-Calon_Pengganti_Wataru_Endo_di_Liverpool-AFP__5_.jpg)
Perbesar
Keputusan Manchester United meninggalkan Ederson membuat Atalanta harus menyusun rencana baru. Pasalnya, kontrak sang gelandang akan berakhir pada 2027 sehingga klub kini mempertimbangkan untuk menawarkan perpanjangan kontrak.
Di sisi lain, sejumlah laporan media Italia menyebut Manchester United mulai mengalihkan perhatian kepada gelandang AS Roma, Manu Kone. Penampilan impresif pemain asal Prancis tersebut di Piala Dunia 2026 disebut menjadi salah satu faktor perubahan arah transfer.
Namun, langkah itu diperkirakan tidak akan mudah. Corriere dello Sport melaporkan bahwa AS Roma hanya bersedia melepas Koné dengan nilai transfer minimal 55 juta euro, lebih mahal dibandingkan kesepakatan yang sebelumnya disiapkan untuk Ederson.
Bagi Atalanta, kegagalan transfer ini menjadi situasi yang perlu segera diantisipasi. Jika tidak ada klub lain yang mengajukan penawaran dalam beberapa pekan ke depan, La Dea berpotensi mempercepat negosiasi kontrak baru.
Sumber: Football Italia
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Tempat Menonton Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026