RI-Thailand sepakat meningkatkan kerja sama sektor pangan rantai pasok

August 2026 · 2 minute read

RI-Thailand sepakat meningkatkan kerja sama sektor pangan rantai pasok

Senin, 3 Agustus 2026 21:56 WIB

Image Print

Tangkapan layar - Presiden RI Prabowo Subianto (kanan) dan PM Thailand Anutin Charnvirakul saat memberikan pernyataan bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Senin malam (3/8/2026) ANTARA/Prisca Triferna

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Indonesia dan Thailand sepakat untuk meningkatkan kemitraan di sejumlah sektor strategis termasuk dalam bidang ketahanan pangan, teknologi pertanian hingga ketahanan rantai pasok.

Dalam pernyataan bersama dengan Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta, Senin malam, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan bahwa kedua pemimpin optimis dapat mencapai target perdagangan sebesar 20 miliar dolar AS dapat dicapai pada 2030 dengan memperluas akses pasar dan menyelenggarakan Joint Trade Committee (JTC) .

"Kita juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang ketahanan pangan, terkait teknologi pertanian, logistik, pengolahan pangan, hingga ketahanan rantai pasok," kata Presiden Parbowo.

Tidak hanya itu, kedua negara juga sepakat untuk memperkuat ketahanan energi dan percepatan transisi menuju energi baru terbarukan (EBT) dengan mengadakan Indonesia-Thailand Energy Forum melalui kolaborasi pemerintah dan dunia usaha.

Turut dibahas juga penguatan kerja sama di bidang ekonomi digital, terutama dalam pemanfaatan transaksi mata uang lokal untuk perdagangan dan investasi.

Prabowo menyoroti bahwa kunjungan PM Charnvirakul memiliki makna penting. Tidak hanya karena Indonesia dan Thailand merupakan pendiri ASEAN tapi juga kekuatan ekonomi kedua negara yang berpengaruh di regional Asia tenggara.

Kedatangan PM Charnvirakul juga menandai kunjungan resmi pertama PM Thailand dalam 15 tahun terakhir.

Prabowo menyebu bahwa peningkatan hubungan bilateral kedua negara menjadi kemitraan strategis, memperlihatkan bahwa kerja sama Indonesia dan Thailand terus berkembangan serta berorientasi ke masa depan.

"Sebagai negara pendiri ASEAN, Indonesia dan Thailand memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga perdamaian, stabilitas, keamanan, serta menciptakan kemakmuran bersama di kawasan ini," demikian Prabowo Subianto.

Pewarta : Prisca Triferna Violleta/Genta Tenri Mawangi
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026