Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, bersama Pemkab Musi Rawas, Sumatera Selatan, menjajaki kerja sama antardaerah (KAD) di bidang ekonomi guna memperkuat stabilitas harga pangan dan mengoptimalkan potensi daerah.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Rejang Lebong Titin Verayensi di Rejang Lebong, Kamis, mengatakan penjajakan tersebut diawali dari kunjungan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Musi Rawas.
"Hari ini kita menerima kedatangan tim TPID Kabupaten Musi Rawas guna melakukan kerja sama antardaerah, baik untuk stabilitas harga maupun potensi daerah," kata Titin.
Dia menjelaskan, Kabupaten Rejang Lebong menawarkan kerja sama di sektor hortikultura, mengingat daerah tersebut memiliki produk unggulan seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah, kol, wortel, sayur-mayur lainnya, serta kopi.
Sebaliknya, Pemkab Musi Rawas memiliki potensi di sektor pangan beras dan perikanan, terutama yang dihasilkan dari wilayah Kecamatan Tugumulyo dan sekitarnya.
Melalui kerja sama itu, menurut dia, kedua daerah diharapkan dapat saling mengisi kebutuhan komoditas unggulan masing-masing, di mana Rejang Lebong memasok kebutuhan sayuran dan Musi Rawas memasok kebutuhan beras serta ikan.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Musi Rawas Agus Sutanto menyampaikan bahwa kedatangan timnya bertujuan melakukan penjajakan kerja sama yang mencakup berbagai sektor potensial.
"Kita perlu penjajakan, sehingga nantinya potensi yang ada di kami bisa dikerjasamakan dengan Pemkab Rejang Lebong, dan sebaliknya potensi yang ada di Rejang Lebong bisa ke daerah kami," kata Agus.
Agus menegaskan, selain untuk menjaga stabilitas stok dan harga pangan di Musi Rawas, inti dari kerja sama ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua kabupaten.
Selain sektor pertanian dan pangan, sektor pariwisata juga menjadi salah satu fokus penjajakan. Musi Rawas berniat mengadopsi pengalaman dan tata kelola tempat wisata Rejang Lebong yang dinilai sudah lebih maju, serta memanfaatkan potensi sumber daya manusia (SDM) untuk mendorong pariwisata daerah.
"Karena ini masih penjajakan, nantinya akan ditindaklanjuti oleh dinas atau OPD terkait sehingga bisa terealisasi dengan baik," ujar Agus.
Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.