Ratusan pelajar Banyuwangi tampilkan seni budaya Nusantara pada HUT RI - ANTARA News Jawa Timur

August 2026 · 2 minute read

Banyuwangi (ANTARA) - Ratusan pelajar SD, SMP, dan SMA di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menampilkan beragam seni budaya Nusantara pada upacara memperingati Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin.

Pada upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar di Taman Blambangan Banyuwangi itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bertindak sebagai inspektur upacara, sedangkan mereka yang hadir, antara lain forkopimda, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Wishnu Kristiawan, Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, Ketua Pengadilan Negeri Banyuwangi I Gede Yuliarta, dan Kajari Banyuwangi, Farid Gunawan.

Bupati Ipuk Fiestiandani mengemukakan bahwa kemerdekaan ini harus diartikan sebagai semangat untuk terus membangun daerah.

"Banyak PR (Pekerjaan Rumah) yang harus dituntaskan, kemiskinan, anak tidak sekolah, stunting. Bagaimana juga menjaga pertumbuhan ekonomi daerah, dan intinya 10 program prioritas nasional seperti yang disediakan Presiden Prabowo saat pidato penyampaian tentang APBN 2027 harus kita laksanakan," kata dia.

Upacara HUT Ke-81 RI diawali dengan prosesi pengibaran bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) sebanyak 75 pelajar SMA berasal dari seluruh wilayah setempat dengan mereka membentuk formasi "81 TH".

Acara dilanjutkan pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, dan disusul pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia oleh Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara.

Sejumlah ibu juga terlihat datang ke Taman Blambangan untuk melihat upacara Hari Kemerdekaan, dan bahkan ada pula wisatawan dari luar kota yang datang untuk melihat upacara sambil menunggu kereta pulang ke Surabaya.

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.