Ratusan Kastil di Turki Kini Terbengkalai, Jadi Mirip Kota Mati

July 2026 · 3 minute read

Mudurnu -

Ratusan kastil putih dengan menara tinggi dan balkon bergaya Eropa berdiri berjajar di tengah perbukitan Turki. Pemandangannya terlihat seperti potongan negeri dongeng atau lokasi syuting film fantasi Disney.

Namun tempat ini benar-benar ada, dan kini justru dikenal sebagai salah satu kota mati paling unik di dunia. Mengutip CNBC Indonesia, tempat itu bernama Burj Al Babas, sebuah kompleks vila bergaya château yang berada di dekat kota Mudurnu, Provinsi Bolu, Turki.

Dari kejauhan, deretan bangunan seragam dengan ornamen klasik itu tampak seperti desa kerajaan yang tersembunyi di antara hutan dan pegunungan. Kompleks ini mulai dibangun pada 2014 dengan konsep desa mewah bernuansa Eropa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proyek senilai sekitar USD 200 juta atau lebih dari Rp 3 triliun tersebut dirancang untuk menghadirkan ratusan vila bergaya kastil lengkap dengan fasilitas premium. Sekitar 587 vila sempat dibangun dari rencana awal lebih dari 700 rumah.

Setiap bangunan memiliki ciri khas berupa menara kecil, atap bergaya klasik, balkon, serta fasad yang menyerupai kastil-kastil di Prancis. Tak hanya menawarkan tempat tinggal, kawasan ini juga dirancang seperti sebuah resor eksklusif.

Rencananya akan ada restoran, pusat perbelanjaan, spa, pemandian Turki, fasilitas olahraga, hingga area hiburan yang membuat penghuni bisa menikmati suasana liburan tanpa harus meninggalkan kawasan.

Namun, proyek tersebut tidak berjalan sesuai rencana. Pembangunan akhirnya terhenti pada 2018 setelah pengembang mengalami kendala keuangan. Akibatnya, banyak vila yang sudah berdiri hanya menjadi bangunan kosong tanpa penghuni.

Meski begitu, Burj Al Babas justru semakin terkenal. Foto-foto ratusan kastil putih yang berdiri sunyi di tengah alam membuat tempat ini beredar di internet dan menarik perhatian wisatawan, fotografer, hingga pembuat konten dari berbagai negara.

Hanya Ini yang Tersisa Saat berkunjung ke Burj Al Babas, wisatawan akan menemukan deretan panjang kastil putih yang bentuknya hampir sama satu sama lain. Jalanan di antara vila sudah terbentang, tetapi banyak bangunan masih menyisakan bagian interior yang belum selesai.

Fasilitas yang dulu direncanakan sebagai pusat kehidupan kawasan, seperti area komersial dan hiburan, juga belum sepenuhnya terwujud. Alhasil, suasana yang muncul justru seperti sebuah desa fantasi yang tiba-tiba berhenti beraktivitas.

Keunikan inilah yang membuat Burj Al Babas terus menjadi perhatian. Banyak orang datang bukan untuk menikmati kemewahan vila, melainkan untuk melihat langsung pemandangan langka berupa ratusan kastil kosong yang berdiri dalam satu kawasan. Tempat ini kini menjadi salah satu destinasi terbengkalai paling fotogenik di dunia.

Deretan kastil putihnya menawarkan pemandangan yang indah sekaligus misterius, seolah membawa pengunjung masuk ke cerita dongeng yang belum memiliki akhir.

Di balik kemegahan ratusan kastilnya, Burj Al Babas menyimpan kisah yang kontras. Sebuah tempat yang dirancang untuk menjadi simbol kemewahan kini justru dikenal karena kesunyiannya, menjadikannya salah satu sudut Turki yang paling unik.