Puluhan perusahaan terima penghargaan di panggung ISRA 2026

August 2026 · 3 minute read

Puluhan perusahaan terima penghargaan di panggung ISRA 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 11:20 WIB

Image Print

Awarding Night Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2026 di Solo, Jawa Tengah, Kamis (7/8/2026). ANTARA/Aris Wasita

Solo (ANTARA) - Puluhan perusahaan menerima penghargaan di panggung Awarding Night Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2026 di Solo, Jawa Tengah, Kamis.

Pada kegiatan yang mengusung tema Catalyzing Collective Change for Scalable Impact tersebut, sebanyak 99 penghargaan dimenangkan oleh 89 perusahaan dari berbagai kategori dan nominasi.

Pada kesempatan itu, Miftah Faridl Widhagdha mengatakan penghargaan tersebut merupakan bagian dari komitmen dunia usaha Indonesia terhadap praktik keberlanjutan yang berdampak nyata.

“Kami sudah membicarakan karbon, sampah, dan praktik sustainability yang masih mengalami banyak tantangan. Di sisi lain, kami telah mewujudkan aksi nyata dan menumbuhkan optimisme keberlanjutan melalui jumlah risalah yang mencapai 99 program terbaik dari 89 perusahaan tersebar dari Aceh hingga Papua,” katanya saat membuka sesi puncak Awarding Night of ISRA 2026.

Ia mengatakan tema ini menjadi panggilan untuk bertindak sekaligus ajakan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk mengambil peran aktif dalam mewujudkan masa depan yang berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Surakarta Respati Ardi menyoroti empat isu utama.

“Empat isu utama datang dari masalah sampah, isu pendidikan negeri, transformasi posyandu dengan menambahkan aspek kesehatan mental, memutus mata rantai kemiskinan dari Rumah Siap Kerja. Kami mendorong penggerak ekonomi tanpa meninggalkan pesan keberlanjutan dengan meningkatkan investasi di Solo. Dengan begitu, slogan Solo Berseri (Bersih Sehat Rapi Indah) dengan ISRA 2026 mari kita wujudkan Solo Berseri (Bersih Sehat Ramah Investasi),” katanya.

Bertindak sebagai pembicara utama, Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Sebelas Maret sekaligus Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Prof. Dr. H. Widodo Muktiyo mengatakan ajang Indonesia Social Responsibility Awards (ISRA) 2026 bukan sekadar menjadi ajang berkumpul untuk merayakan deretan piala atau angka keberhasilan keberlanjutan.

“Lebih dari itu, kami hadir untuk merefleksikan arah perjalanan bangsa ini dalam menghadapi salah satu tantangan terbesar abad ke-21: Transisi Energi dan Krisis Iklim. Tugas berat ini tentu tidak bisa dipikul oleh satu pihak saja. Di sinilah letak krusialnya kerangka kerja pentahelix, kolaborasi erat antara pemerintah, korporasi/bisnis, akademisi, media, dan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, ISRA 2026 menghadirkan empat tingkatan penghargaan, yakni Bronze, Silver, Gold, dan Platinum, sebagai bentuk apresiasi terhadap berbagai inisiatif sosial dan lingkungan dari pelaku usaha lintas sektor.

Sebagai bagian dari puncak penghargaan ISRA 2026, sejumlah tokoh dan institusi terpilih menerima pengakuan khusus atas kontribusi luar biasa mereka dalam mendorong tanggung jawab sosial dan keberlanjutan.

Beberapa di antaranya Social Responsibility Leadership of the Year dianugerahkan kepada Bupati Banyumas atas Inovasi Pengelolaan Sampah Terintegrasi Kabupaten Banyumas. Social Responsibility Initiative of the Year dianugerahkan kepada Ecoxyztem atas perannya sebagai venture builder yang mendukung dan mengembangkan startup tahap awal di bidang lingkungan dan teknologi iklim (climate tech), Women Leadership in Sustainability of the Year dianugerahkan kepada VP Sustainability PT KAI - Tria Mutiari Meilan atas kontribusi yang luar biasa dalam mendukung dan mewujudkan komitmen Net Zero Emission di PT KAI, serta pencapaiannya dalam meningkatkan rating ESG PT KAI.

Terdapat tujuh kategori penghargaan yang diberikan pada Awarding Night ISRA 2026, yaitu Economic Empowerment, Education, Gender Equality & Social Inclusion, Health Quality Improvement, Biodiversity Conservation, CSR Video Documentation, Sustainability Report.

Masing-masing kategori memiliki empat tingkatan penghargaan berdasarkan proses kurasi yang ketat, yaitu Platinum, Gold, Silver, dan Bronze. Sebanyak 17 perusahaan berhasil meraih peringkat Platinum, 34 perusahaan memperoleh peringkat Gold, 21 perusahaan meraih peringkat Silver, dan 27 (dua puluh tujuh) perusahaan lainnya memperoleh Bronze.

ISRA 2026 menjadi bukti nyata bahwa keberlanjutan merupakan komitmen jangka panjang yang memerlukan kolaborasi multi sektor. Ajang ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi terciptanya ekosistem bisnis yang kompetitif dan peduli terhadap masa depan bumi dan generasi mendatang.

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.