Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan puluhan armada helikopter sudah disebar dan siap untuk mendukung operasi pemadaman-pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Sumatera dan Kalimantan.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan di Jakarta, Jumat, mengatakan puluhan armada udara tersebut disebar secara khusus ke enam provinsi prioritas dan sudah sesuai dengan kebutuhan berikut kondisi lapangan di setiap daerah.
"Pengoperasian helikopter tersebut disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan," kata dia.
Baca juga: BNPB deteksi 1.487 titik panas potensi karhutla di Pulau Kalimantan
Dia menjelaskan sampai dengan hari ini pengoperasian armada udara disebar secara terukur di enam provinsi prioritas, yang meliputi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.
Untuk wilayah Sumatera, Provinsi Riau disiagakan satu unit helikopter patroli, satu unit pesawat OMC, dan lima unit helikopter water bombing, sedangkan Provinsi Jambi disiagakan satu unit helikopter patroli, satu unit pesawat OMC, serta dua unit helikopter water bombing.
Sementara di Provinsi Sumatera Selatan, BNPB mengerahkan dukungan armada udara terbanyak di wilayah Sumatera, yakni meliputi satu unit helikopter patroli, satu unit pesawat OMC, dan tujuh unit helikopter water bombing.
Adapun di Pulau Kalimantan, Provinsi Kalimantan Selatan didukung satu unit helikopter patroli, satu unit pesawat OMC, dan tiga unit helikopter water bombing, serta Provinsi Kalimantan Tengah disiagakan satu unit helikopter patroli, satu unit pesawat OMC, dan empat unit helikopter water bombing.
Baca juga: Menhut: Dukungan BNPB perkuat penanganan karhutla saat El Nino
Selanjutnya di Provinsi Kalimantan Barat, satgas udara memperkuat penanganan lapangan dengan menyiagakan dua unit helikopter patroli, satu unit pesawat OMC, dan lima unit helikopter water bombing.
Meski demikian, Berton memastikan bahwa dukungan tim petugas gabungan operasi penyiraman darat yang melibatkan personel BPBD, Manggala Agni Kementerian Kehutanan, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI dan Polri hingga relawan tetap diperlukan.
Hal tersebut dikarenakan keberhasilan armada udara dalam memadamkan karhutla juga sangat bergantung dengan keberadaan awan penghujan - ketersediaan air.
Untuk itu, BNPB meminta secara khusus kepada gubernur, bupati-wali kota di enam provinsi itu untuk terus meningkatkan deteksi dini serta memastikan kesiapan sarana pemadaman darat di daerah masing-masing.
"Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran di wilayah yang rawan terbakar. Apabila masyarakat mengetahui atau melihat kejadian kebakaran, segera melapor kepada otoritas daerah setempat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan efektif," kata dia menegaskan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Puluhan helikopter disebar untuk atasi karhutla Sumatera-Kalimantan
Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.