Jambi (ANTARA) - Tim Manggala Agni bersama tim gabungan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas satu hektare di kebun pinang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.
"Tim gabungan saat ini masih memadamkan api di lokasi. Kendala utama di lapangan adalah titik api yang berada di lahan gambut dangkal," kata Kepala Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Bukit Tempurung Sandy Prabowo, Jumat.
Selain kendala struktur tanah, banyaknya pohon pinang yang tumbang akibat terbakar juga membahayakan keselamatan petugas di lapangan.
"Pohon pinang yang tumbang menjadi tantangan tersendiri. Tim harus ekstra hati-hati dan terus memantau situasi untuk menghindari pohon lain yang berpotensi menyusul tumbang," ujar Sandy.
Penanganan kebakaran tersebut melibatkan Tim Pondok Kerja Daops Manggala Agni Bukit Tempurung bersama Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang terdiri atas BPBD, TNI, Polri, dan Masyarakat Peduli Api.
Berdasarkan laporan di lapangan, jenis tanah di lokasi kejadian merupakan gambut dangkal yang rawan memicu kebakaran bawah permukaan (ground fire).
Karakteristik lahan ini, kata dia, membuat api sulit dipadamkan sepenuhnya karena berpotensi terus membara di bawah permukaan tanah. Oleh karena itu, tim di lapangan terus melakukan pendinginan dan pembasahan secara intensif guna memastikan tidak ada sisa api yang kembali menyala.
Hingga saat ini, Satgas Karhutla Tanjung Jabung Barat masih bersiaga serta melanjutkan pemadaman dan pemantauan di lokasi kejadian. Manggala Agni mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan segera melapor jika melihat kepulan asap.
Pewarta: Nanang Mairiadi
Uploader : Ariyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.