Jakarta, CNBC Indonesia - Polisi Republik Irlandia menemukan sebuah bom yang kemungkinan besar merupakan ulah militan nasionalis yang menentang pemerintahan Inggris di Irlandia Utara.
Detektif setempat mendapati bom itu di sebuah kendaraan pada Rabu waktu setempat, dan memanggil tim Penjinak Bahan Peledak (Explosive Ordnance Disposal/EDS) angkatan darat untuk memeriksa isinya.
Komisaris Polisi Irlandia Justin Kelly mengatakan seorang wanita berusia 20-an telah ditangkap dan didakwa sehubungan dengan penyelidikan tersebut, serta dijadwalkan untuk hadir di sidang khusus Pengadilan Distrik Trim, barat laut Dublin.
Selain itu, seorang lelaki berusia 40-an juga ditangkap dan masih dalam proses interogasi.
"Tentu saja itu adalah alat peledak yang signifikan, bukan hanya penyitaan komponen atau bagian-bagiannya. Itu berpotensi menyebabkan kerusakan yang signifikan," kata Kelly dikutip dari Reuters, Minggu (26/7/2026).
Menurutnya, sebagian kecil kaum republikan pembangkang yang tidak setuju dengan Perjanjian Jumat Agung.
"Saya akan menyebut mereka sebagai kaum republikan yang radikal, dan ini adalah ancaman yang akan terus kita hadapi untuk beberapa waktu ke depan," kata Kelly.
Serangan sporadis oleh kelompok-kelompok militan yang sebagian besar beraliran nasionalis, seringkali melakukan percobaan pengeboman mobil, terus berlanjut di Irlandia Utara hampir tiga dekade setelah kesepakatan damai tahun 1998 yang sebagian besar mengakhiri kekerasan sektarian di wilayah yang dikelola Inggris tersebut.
Sekitar 3.600 orang tewas selama konflik antara kaum nasionalis yang menginginkan Irlandia bersatu, kaum unionis pro-Inggris yang menginginkan Irlandia Utara tetap menjadi provinsi Kerajaan Inggris, dan pasukan Inggris.
Kendaraan itu dihentikan di dekat kota Carrickmacross di County Monaghan, yang berjarak sekitar 10 kilometer (6 mil) dari perbatasan terbuka antara Republik Irlandia dan Irlandia Utara.
Kelompok militan New IRA mengklaim bertanggung jawab atas bom mobil yang meledak di luar kantor polisi di Belfast pada bulan April, sebulan setelah alat peledak lain yang ditempatkan di dalam kendaraan yang dibajak dan menargetkan kantor polisi lain berhasil dijinakkan.
(arj/arj)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]